Polisi Maafkan Pelaku Pemukulan Karena Stop Kecimol Saat Adzan

Mataram – Niat permintaan maaf warga Dusun Bermi Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat, terkait insiden pemukulan anggota Polres Lombok Barat oleh tiga orang warga setempat tanggal 02 juli 2018, tidak mempengaruhi proses hukum terhadap ketiga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Priyo Suhartono saat konferesi pers, Jumat (6/7), di Mapolres Lombok Barat mengatakan, pihaknya belum menerima apapun dari iktikad baik itu.

“Minta maaf boleh, dan itu kami hargai. Namun dari pihak kami khususnya pihak Reskrim, belum menerima (wujud, red) baik secara tertulis maupun lisan permintaan maaf tersebut,” ungkapnya.

Kasat Reskrim juga menambahkan, kalaupun perihal permintaan maaf itu telah ada dan kami menerima, proses hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami tetap akan melakukan proses hukum. Ini sebagai pembelajaran bagi pelaku, paling tidak sebagai efek jera,” tegasnya.

Sementara seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, menurut salah satu tokoh Bermi yang juga keluarga pelaku, pihaknya mengaku telah menyampaikan permintaan maaf pada Kamis (5/7).

“Kami sudah menghantar permintaan maaf kami yang secara tertulis kemarin (Kamis, 5 Juli 2018, red)siang, dan kami serahkan ke Pak Wakapolres,” akunya.

Untuk diketahui, sampai saat ini ketiga pelaku pemukulan masih dalam pengamanan Polres Lombok Barat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close