Polisi Lanjut Proses Kasus Korupsi Usai Pilkada

kabid humas polda ntb AKBP Komang Suartana

Mataram – Tahap pilkada masih berlangsung, tak surutkan Polisi untuk tetap melanjutkan kasus. Polda NTB akan melanjutkan kasus dugaan korupsi yang sempat tertunda dengan alasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Penyelidikan dan penyidikan akan dibuka lagi setelah semua tahapan selesai sampai pelantikan kepala daerah baru.

Satu satunya kasus korupsi yang ditunda lantaran Pilkada adalah penyidikan proyek pengadaan sampan fiberglass Kabupaten Bima. Setelah tersangka H. TF ditetapkan, Polisi mengembangkan ke calon tersangka lain dengan pemeriksaan saksi.

Namun lantaran saksinya Hj. Fera Amalia, mantan Ketua DPRD Kota Bima ikut kontestasi Pilkada Kota Bima, penyidikan ditunda dan pemeriksaan tidak dilanjutkan.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP I Komang Suartana, SH.,SIK menginformasikan, penyidikan kasus fiberglass dipastikan akan berlanjut.

“Perkara yang ditunda karena Pilkada pasti akan berlanjut. Kasus fiberglasskan pasti lanjut,” ungkap Kabid Humas Polda NTB, di ruang kerjanya, Senin (2/7).

Perkara ini sebelumnya ditunda dengan alasan Pilkada sesuai dengan Instruksi Mabes Polri. Dengan maksud, kata Kabid Humas, agar tidak menjadi polemik dan dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Secara garis besar disampaikan Komang Suartana, setiap kasus yang dihentikan hanya sifatnya sementara. Sebab secara yuridis sifatnya wajib dilanjutkan setelah momen yang jadi alasan penundaan itu berlalu, seperti Pilkada.

Pemeriksaan akan dilanjutkan Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB yang memulai penyidikan dan menetapkan satu tersangka. Tahapan berikutnya tidak diketahui persis Komang, terkait siapa saksi yang akan diperiksa sampai pada proses penetapan tersangka.

“Tapi yang pasti penyidikan akan berlanjut. Memperkuat bukti bukti dan keterangan saksi. Intinya tetap running,” jelasnya normatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close