Soal Video Insiden Polisi Dan Mahasiswa Di Bima Selesai Dengan Damai

Insiden bentrok antara aparat Kepolisian yang mengamankan jalannya unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor DPRD Kabupaten Bima pada peringatan Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional pada Rabu, 2 Mei 2018 lalu berakhir dengan perdamaian.

“Langsung hari itu sekitar pukul 19.00 wita kita pertemuan dengan perwakilan mahasiswa berkaitan dengan masalah kesalapahaman di insiden tersebut,” kata Kapolres Bima Kota, AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK saat dihubungi, Jumat (4/5).

Dikatakan dia, atas kesalapahaman itu, aparat yang terlibat insiden dan mahasiswa sepakat untuk saling memaafkan serta pihak Polres Bima Kota bersedia menanggung semua biaya pengobatan untuk mahasiswa yang mengalami luka-luka.

Sedangkan untuk mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) berjanji tidak akan melakukan aksi demonstrasi yang anarkis kembali.

“Hasil musyawarah mufakat tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk surat pernyataan,” jelasnya.

Mengenai video yang saat ini beredar di media sosial yang menampilkan tindakan kekerasan, Kapolres berharap agar hal itu tidak dibesar-besarkan karena pada dasarnya permasalahan tersebut sudah selesai dengan damai.

“Insiden di lapangan bisa saja terjadi seperti itu, tapi sudah selesai dan damai,” ujarnya.

Kepada anggota polri yang terlibat insiden tersebut juga saat ini diterangkan Kapolres, sudah dilakukan pemeriksaan oleh provost.

“Kalau terbukti bersalah maka akan diberikan sanksi disiplin anggota polri,” tegasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close