Kasat Narkoba Jengkel, Namanya Sering Dicatut Oleh Penipu

Pelaku Meminta Uang Hingga Puluhan Juta Rupiah

Ilustrasi src : https://www.harianhaluan.com/
Ilustrasi src : https://www.harianhaluan.com/

Praya – betapa jengkelnya AKP Muhaemin SH SIK yang saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Lombok Tengah (Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah) begitu mengetahui namanya sering dicatut oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menipu para keluarga pelaku kejahatan yang sudah atau sedang ia tangani.

“untuk pertengahan tahun 2018 ini saja, kami sudah menangani kurang lebih 23 pelaku kejahatan, hampir semuanya mengaku menerima telepon mengatasnamakan saya, para penyidik dan penyidik pembantu untuk memudahkan perkaranya dengan mentransfer sejumlah uang,” ujarnya pada tim Tribratanews Polres Loteng, Jum’at (04/05).

Kejadian ini sebenarnya sudah sering diantisipasi, dimulai dari saat penangkapan Kasat Narkoba mengaku sering kali menyampaikan kepada pihak keluarga untuk tidak mudah tertipu dengan segala bentuk penipuan yang berkedok memudahkan dalam urusan hukum. Namun tetap, ada saja yang terlena oleh bujuk rayu sang penipu.

Motif pelaku penipuan cukup sederhana, yaitu dengan cara menelepon kemudian korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang maka kasus hukum keluarga atau kerabatnya yang sedang ditangani akan selesai. Tentu saja, itu hanya modus pelaku penipuan yang memanfaatkan situasi agar meraup keuntungan.

Belum lama ini memang sedang santer penipuan dengan berkedok hal semacam ini, terkadang mengatasnamakan Kapolres, Kapolda bahkan Kapolri sekalipun. Untuk itu, AKP Muhaemin menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai hal demikian karena akan merugikan masyarakat sendiri. Jika mengalami, masyarakat dituntut untuk melapor agar bisa tertangkap siap yang menjadi pelakunya.

“saya minta masyarakat untuk tidak mempercayai oknum yang mengatasnamakan saya, Kasat Reskrim, Kapolres, Kapolda, Kapolri atau pejabat tinggi polri lainnya terlebih dengan meminta sejumlah uang untuk dimudahkan proses hukumnya. Bila perlu jika mengalami langsung saja melapor ke kantor polisi terdekat. Kita akan proses!,” tegasnya.

Penulis: Rozian

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close