Kapolres Mataram: Berkendara sambil nelpon akan ditilang…!

Ilustrasi berkendara sambil nelpon

 

Mataram – Kepala Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, AKBP Muhammad menyatakan bagi siapa pun yang berkendara di jalan umum sambil menelepon akan diberikan sanksi dalam bentuk tilang.

“Hati-hati ini, mau dia berkendara roda dua atau empat kalau sambil menelpon, tetap di tilang,” kaya AKBP Muhammad di Mataram, Jumat (27/4).

Sanksi tilang bagi yang berkendara sambil menelepon di jalan umum, akan lebih digiatkan dalam Operasi Patuh Gatarin 2018. Giat dalam bentuk penertiban lalu lintas ini dilaksanakan serentak oleh pihak kepolisian dalam skala nasional, terhitung sejak 26 April hingga 9 Mei 2018.

“Jadi sasaran dalam giat operasi ini lebih kepada penindakan hukum. Beda dengan operasi keselamatan kemarin (pelaksanaan Maret 2018), kita lebih mengedepankan teguran,” ujarnya.

Karena itu, dalam giat operasi penertiban lalu lintas yang digelar selama 14 hari tersebut, pihak kepolisian menyasar pada tujuh poin pelanggaran lalu lintas di jalan umum.

“Yang utama tentu untuk keselamatan jiwa, penggunaan helm harus standar SNI dan bagi pengendara roda empat, harus pakai sabuk pengaman,” ucapnya.

Begitu juga yang dapat mengancam keselamatan pengendara lain, yakni dengan berkendara bonceng tiga, melawan arus lalu lintas, maupun bagi pengendara yang melaju lebih dari batas kecepatan.

“Kebut-kebutan dan mengendarai kendaraan dibawah pengaruh minuman keras juga akan kita tilang,” kata Muhammad.

Lebih lanjut, mantan Kapolres Lombok Timur ini berharap kepada seluruh masyarakat, terutama bagi para pengendara agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas.

“Jika kita tetap patuh dengan aturan lalu lintas, tentunya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan,” katanya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close