Laka Lantas Simpang Empat BI, Pelaku Diduga Mabuk

Mataram – Lakalantas yang terjadi di simpang empat BI Kota Mataram. (ist) HarianNusa.com, Mataram – Kecelakaan lalu Lintas (Laka Lantas) di simpang empat KPw BI NTB yang terekam CCTV antara dua kendaraan jenis mini bus terjadi karena diduga salah satu pengemudi tabrak lari diduga di bawah pengaruh minuman keras dan melawan arus.

Dari hasil gelar perkara yang dilakukan Satuan Lalulintas Kepolisian Resort (Satlantas Polres) Mataram membenarkan adanya insiden kecelakaan di simpang empat KPw BI NTB dan terekam CCTV. Kasat Lantas Polres Mataram, AKP Puri Lestari menyatakan dari rekaman CCTV, laka lantas yang melibatkan dua jenis kendaraan roda empat tersebut terjadi pada tanggal 21 April sekitar pukul 04.21 Wita dini hari dan pelaku melarikan diri bersama kendaraannya.

Menurutnya laka lantas tersebut dipicu karena pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman keras dan melawan arus. “Saat diperiksa pelaku mengakui sempat minum di daerah asalnya sebelum beberapa saat sebelum datang ke Lombok,” terangnya kepada Hariannusa.com saat dikonfirmasi di Kantornya, Selasa (24/4/2018).

Disebutkan, pelaku datang dari arah timur ke barat dari arah jalan Pejanggik menuju jalan Langko dengan melawan arus dan menabrak kendaraan yang datang dari jalan Udayana atau dari arah Utara ke Selatan. Pengungkapan kasus lakalantas lantas yang melibatkan dua jenis kendaraan roda empat itu diketahui dari rekaman CCTV yang terpasang di lokasi kejadian dan jejak flat kendaraan pelaku yang terlepas dan tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelumnya pelaku berusaha melarikan diri dan meninggalkan korbannya dengan kondisi mobil terbalik. Namun Polisi berhasil melacak keberadaannya di sebuah hotel di kawasan Mataram. Dengan meminta bantuan kantor Samsat untuk mengecek pemilik mobil yang digunakan pelaku dari nomor flat kendaraan yang terlepas. Dan unit kendaraan diketahui merupakan mobil rental dan dari situlah polisi melakukan pencarian dan mengamankan pelaku tabrak lari.

Kasus laka lantas ini mengakibatkan korban luka ringan dan kerugian mencapai puluhan juta rupiah karena kendaraanya ringsek dan mengalami kerusakan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close