Kasat Lantas Ancam Tilang Truk Plat Merah Dinas PUPR Mataram

Mataram – Pengendara bandel rupanya tidak hanya dari kalangan pengendara sipil. Aparatur pemerintah juga melakukan praktik sama, seperti ditemukan pada truk plat merah… Mataram (suarantb.com) – Pengendara bandel rupanya tidak hanya dari kalangan pengendara sipil. Aparatur pemerintah juga melakukan praktik sama, seperti ditemukan pada truk plat merah milik Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Mataram, Sabtu, 21 April 2018. Truk harusnya untuk barang, malah dipakai mengangkut manusia.

Melihat pelanggaran di hadapannya itu, Kasat Lantas Polres Mataram, AKP Puri Arum Lestari, SIK lansgung menghampiri. Truck dam warna biru langit merk Dinas PU PR itu dihampiri Kasat Lantas saat berhenti di simpang empat BI Mataram.

“Tolong bapak yang di atas, segera turun, duduknya jangan di pinggir, bahaya pak,” kata Kasat Lantas kepada sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) kebersihan yang tadinya duduk santai di pinggir bak truk.

Puri Arum yang baru menjabat beberapa bulan di Sat Lantas Polres Mataram ini langsung mendekati sopir truk dan memberi peringatan. “Sudah sering kita ingatkan pak, jangan muat orang di mobil bak terbuka. Ini mobil barang pak,” ujar Puri Arum dengan nada tinggi. Sopir hanya mengangguk tanda mengerti.

Kasat Lantas memperingatkan lagi sopir tersebut, agar tidak lagi mengulangi itu. “Kalau muat ulang lagi, saya tidak segan segan tilang,” ancamnya.

Truk bak terbuka milik Dinas PUPR itu saban hari diketahui dipakai mengangkut puluhan THL dari satu titik ke titik lainnya sekitar Mataram untuk mengangkut sampah, mencari drainase tersumbat, mengecek debit air. Sering dilihat Kasat Lantas, bak truk sarat muatan para THL. “Selain melanggar aturan, ini kan bahaya,” sesalnya.

Semakin disesalkannya karena sudah beberapa kali bersurat ke Dinas PUPR Kota Mataram agar tidak menyalahgunakan truk barang memuat manusia. Harusnya, kata dia, sebagai instansi pemerintah mampu memberi contoh bagi masyarakat.

“Kita sudah surati, tapi masih saja kita temukan. Bahkan ada yang pernah kita tilang,” ungkapnya.

Namun disisi lain, Puri Arum memahami kondisi dialami Dinas PU. Dalam penjelasan yang pernah diterimanya, belum ada anggaran untuk pengadaan kendaraan khusus pengangkut petugas kebersihan itu.
“Katanya masih akan dialokasikan,” ungkapnya. Namun bagaimana pun juga, pelanggaran terus terjadi dan harus ada sikap segera dari Pemkot Mataram.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close