Polisi tangkap pelaku jambret usai melancarkan aksi

Mataram – Petugas Kepolisian Mataram, Nusa Tenggara Barat, menangkap seorang pelaku penjambretaan yang sebelumnya berupaya kabur dari pengejaran usai melancarkan aksi kejahatannya di Jalan Dakota, wilayah Rembiga.

Wakapolres Mataram Kompol Nanang Budi Santosa di Mataram, Kamis, mengatakan, pelaku jambret yang diamankan Tim Resmob 701 pada Rabu (18/4 malam, dari lokasi pelariannya di sekitar area persawahan dekat pemukiman warga di wilayah Rembiga, berinisial KR (18, pria asal Pejeruk, Kecamatan Ampenan.

“Saat penangkapannya berlangsung, pelaku yang berhasil diamankan petugas sempat dihakimi warga. Makanya usai diamankan bersama barang bukti di TKP, pelaku langsung kita larikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram,” kata Nanang didampingi Kasubbag Polres Mataram AKP I Made Arnawa di Mapolres Mataram.

Berdasarkan hasil pemeriksaannya, KR kepada penyidik mengaku melancarkan aksi jambret bersama seorang rekannya yang berhasil kabur ke arah pematang sawah. KR terpisah dengan rekannya ketika kendaraan roda dua yang digunakan dalam beraksi terjebak di jalan buntu kawasan pemukiman warga.

Terkait dengan identitas rekannya yang berperan sebagai eksekutor barang milik korban, Nanang mengatakan, bahwa anggota telah mengantonginya berdasarkan keterangan KR.

“Untuk rekannya yang kabur, identitasnya sudah kita dapatkan dan sekarang tim masih terus melakukan pengejaran di lapangan,” ujarnya.

Dari aksi kejahatannya, kedua pelaku mengambil barang berharga milik korban yang tersimpan dalam tas kecil di depan sebelah kiri. Dalam tas kecilnya, terdapat tiga unit telefon genggam lengkap dengan alat pengisi daya baterai dan uang tunai senilai Rp135 ribu.

KR beserta seluruh barang bukti dan kendaraan yang digunakannya dalam beraksi telah diamankan di Mapolres Mataram. Akibat perbuatannya, KR terancam pidana Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

“Dengan aksi yang ini, pelaku mengaku sudah empat kali beraksi. Terakhir pada pekan lalu di depan Mataram Mall,” ujarnya.

KR mengaku aksinya telah dilakukan di tiga lokasi wilayah Kota Mataran. Terakhir di depan Mataram Mall, Cakranegara.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close