Para Tahanan Diberikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah sangat menghawatirkan kita semua, dilihat dari jumlah ungkap kasus, jumlah barang bukti narkoba berhasil disita maupun pemakai, pengedar, dan produsen yang tertangkap oleh aparat Kepolisian di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para tahanan kasus narkoba sangatlah penting, mengingat sering kalinya para tahanan ini bisa melakukan kejahatan yang sama setelah keluar Lembaga Pemasyarakatan dan banyak juga contoh kasus para tahanan narkoba yang bisa mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Selanjutnya menindaklanjuti hal tersebut diatas Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Yus Fadillah, S.I.K., M.H., M.M. mengeluarkan Surat Perintah Nomor:Sprin/45/IV/HUK. 10.1/2018 untuk bulan April ini kepada seluruh Kasub Dit Dit Resnarkoba Polda NTB untuk memberikan pembinaan sekaligus kepada para tahanan hasil tangkapannya secara bergiliran setiap Hari Jumat, pukul 09.00 Wita s/d 10.00 Wita, bertempat di Rutan Dit Tahti Polda NTB.

Pada Hari Jumat (13/4) 2018, pukul 09.00 Wita s/d 10.00 Wita, bertempat di depan ruang tahanan Direktorat Tahti Polda NTB, para tahanan kasus narkoba yang berjumlah 62 (enam puluh dua) orang diberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba serta cara-cara untuk dapat lepas dari jaringan narkoba oleh Kasub Dit II Dit Resnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, SH dan didampingi oleh Kanit II Dit Resnarkoba Polda NTB Kompol  Agus Dwi Ananto, dalam penyuluhannya Bapak I Komang Satra, SH menegaskan “jika para tahanan mau lepas dari jeratan narkoba hanya satu kata kuncinya yaitu kekuatan keinginan untuk benar-benar berhenti melalui hati nurani terdalam bukan karena dipaksa atau karena penyuluhan semacam yang dilakukan sekarang ini, karena tidak menutup kemungkinan jika setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan nanti lalu kalian bergabung kembali menemui teman lama/jaringan narkoba tadi maka bisa kambuh kembali”, dan Pak Agus Dwi Ananto menambahkan “benar apa yang dikatakan Pak Komang tadi dan kami datang kemari untuk menjalankan tugas serta perintah pimpinan, setelah menangkap kalian atas kejahatan yang kalian lakukan lalu kami berkewajiban untuk membina kalian  agar dikemudian hari bisa kembali ke Masyarakat serta kami berharap kalianlah yang akan menjadi tokoh masyarakat anti narkoba, tutupnya” (Putra).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close