Kasus Pusuk Sembalun Rugikan Negara Rp280 juta, Polisi Tetapkan Tersangka Minggu Depan

Kasus dugaan adanya tindak pidana korupsi (tipikor) pada proyek penataan kawasan Pusuk Sembalun makin mengerucut. Kasus yang bergulir sejak 2016 tersebut sampai saat ini masih belum menetapkan tersangka. Namun, kepolisian berjanji awal bulan ini, mereka akan menetapkan tersangka.

“Paling telat Minggu depan kita tetapkan tersangka,” ujar Kasatreskrim Polres Lotim, AKP Joko Tamtomo pada wartawan, Selasa (10/4).

Ditanya ada berapa jumlah tersangka? Joko enggan membeberkan. Nanti semua akan diketahui pada waktunya.

Joko menyampaikan, pihaknya minggu-minggu ini sedang menyusun bukti formil dan materil. Selain itu, pihaknya juga sedang menganalisa secara yuridis terkait perkara tersebut.

Sementara itu terkait jumlah kerugian negara, Joko menjelaskan, setelah dikonversi dengan hasil dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), jumlahnya mencapai Rp 280 juta. Hasil tersebut diterima kepolisan minggu lalu.

“Dimana sebelum adanya Perkiraan Kerugian Negara kan 300 juta,” ujar Joko.

Ia menambahkan, misalkan nanti setelah ditetapkan tersangka, akan ada penambahan kerugian negara, itu tergantung BPK.

Joko membocorkan salah satu saksi kuat kasus tersebut meninggal beberapa pekan lalu. Hal ini memang menjadi perhatian pihak kepolisian. Namun, itu tidak menghambat proses.

“Beliau salah satu saksi kuat yang mengetahui alur proyek ini,” pungkas mantan Kasatreskrim Polres Lobar tersebut.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close