Akhir Jabatannya Kapolda NTB Ke Rumah Duka Korban Pembunuhan

Kapolda NTB, Brigjen (Pol) Drs. Firli, M.Si    melayat  kerumah korban kasus pembunuhan di Desa Mapin Kebak, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten  Sumbawa, Selasa (10/4/2018) siang.

Korban kasus pembunuhan atas nama  Samra (41) warga desa Mapin Kebak, Alas Barat, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). merupakan  security cafe Bintang, yang tewas terbunuh dengan luka tebas di bagian punggung dengan menggunakan senjata tajam oleh pelaku, pada  Sabtu (24/2/2018) lalu, sekitar pukul. 03.00 Wita,  dini hari.

Kasus pembunuhan itu juga berujung pada pembakaran kafe. Pelaku sudah ditangkap hanya dalam waktu 1×24 jam. Pelaku berinisial RS alias Rolan—warga Meraran Kecamatan Seteluk, KSB ini ditangkap saat bersembunyi di kediaman kakaknya yang juga warga setempat, Sabtu (24/2) pukul 16.00 Wita.

Janji Kapolda Brigjen (Pol) Drs. Firli, M.Si untuk mengunjungi rumah duka, benar-benar terwujud. Kunjungan  kali ini merupakan  ke 17  selama, ia menjabat sebagai Kapolda NTB.

“Saya sejak dilantik  menjadi Kapolda NTB, pada  14 Februari 2018,sudah  17, saya datang ke rumah warga yang menjadi korban kasus pembunuhan,  maupun penganiayaan berat,” ujar Kapolda NTB Brigjen Firli.

Semua ini  dilakukan Kapolda NTB, Brigjen (Pol) Drs. Firli, M.Si,  karena kecintaan dan kepedulian sesama hambah Allah, SWT dan ini  merupakan kewajiban fardu kifayah.

Kunjungan kepada korban kasus pembunuhan di Desa Mapin ini, merupakan kunjungan  terakhirnya, mengingat Brigjen (Pol) Drs. Firli, M.Si sudah dilantik sebagai Deputi Penindakan KPK.

Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan kepada keluarga korban turut berduka  duka cita dan  berbelasungkawa yang sedalam dalamnya.

“Saya hanya  melaksanakan tugas pencegahan, tugas kemanusian dan memastikan,  bahwa penegakan hukum yang dilakukan Polres Sumbawa berjalan sesuai dengan prosesdur,” kata Kapolda.

Dengan demikian, Kapolda Firli dalam  melaksanakan tugas tidak hanya sekedar menjalankan profesi kepolisian. Tetapi juga melaksanakan tugas kemanusiaan.

Baginya, tugas ini dilaksanakan ibarat  Hamparan Ladang Yang Begitu Luas Untuk Beribadah.

“Saya meyakini bahwa semua yang saya kerjakan dan lakukan, semuanya atas kehendak Yang Kuasa,  Allah SWT,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close