17 Calon Jemaah Haji di LIA Gagal Berangkat, Polisi Selidiki Agen Perjalanan

Pengawalan yang dilakukan oleh Pihak Bandara dan Sub Sektor LIA terhadap Korban Terduga Penipuan (07/04)

Praya – Indonesia saat ini sedang darurat penipuan berkedok biro perjalanan umrah. Setelah First Travel dan Abu Tours, sebuah biro perjalanan umrah di Lombok, di bawah naungan PT CMT dan Agen bernama FH (39) rupanya dipastikan akan segera menyusul kedua agen travel yang bermasalah tersebut setelah dipolisikan oleh 17 calon jemaahnya yang gagal berangkat, Sabtu (07/04).

Keributan ini semula terjadi pada saat penundaan keberangkatan ke-17 calon jemaah di Lombok International Airport yang kemudian mendapat penanganan langsung dari Kepala Sub Sektor LIA agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan mengganggu penumpang yang lain. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan cara memediasi kedua belah pihak di Kantor Subsektor LIA dengan harapan permasalahan ini dapat diselesaikan denga cara kekeluargaan.

“Saat mediasi begitu banyak keluhan yang disampaikan oleh para korban salah satunya penundaan keberangkatan yang pada awalnya dijanjikan pukul 07.00 Wita, namun hingga pukul 14.00 Wita, calon jemaah belum juga mendapat kabar dari pihak penyedia jasa. Hal ini yang menjadi salah satu alasan para calon jemaah untuk melanjutkan ke proses hukum.” Jelas IPTU Sulyadi.

Setelah beberapa jam melakukan mediasi dan tidak menemukan titik temu dari kedua belah pihak, dari pihak korban memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polda NTB. Keputusan ini tentu mendapatkan dukungan, dibuktikan dengan adanya pengawalan dari pihak-pihak terkait termasuk Petugas Sub Sektor LIA sampai diterima dengan baik oleh piket Reserse Kriminal Polda NTB.

Penulis : Rozian
Editor : Yermia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close