Kapolres Lombok Tengah Ajak Semua Elemen Kampanye “Stop Narkoba”

Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman

 

Praya – Peredaran narkoba di wilayah Hukum Polres Lombok Tengah belakangan ini cukup memprihatinkan. Bahkan barang haram itu sudah mulai merambah masuk ke sejumlah desa di Lombok Tengah. Hal itu terbukti dengan banyaknya pelaku baik pemakai maupun pengedar yang berhasil diungkap Satresnarkoba Polres Lombok Tengah.

“Peredaran narkoba saat ini sudah masuk ke desa, dan pencegahan narkoba ini adalah PR besar semua pihak, baik Kepolisian, pemerintah, tokoh agama, para tuan guru, dan masyarakat, serta peran orang tua sangat peting dalam pencegahan peredaran narkoba tersebut,” ujar Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman, Rabu (4/4).

Dijelaskan, dari beberapa kasus narkoba yang berhasil diungkap, para pelaku rata-rata masih usia remaja dan rata-rata berasal dari pedesaan yang jauh dari perkotaan.

Karena itu, Kapolres berharap dan mengajak semua elemen untuk mengkampayekan pencegahan dan bahaya narkoba secara marak.

Dengan demikian anak-anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa, tidak terjebak dalam peredaran narkoba atau barang haram itu.

“Narkoba itu sekarang sudah berada dimana-mana. Kita semua harus katakan ‘Stop pada Narkoba’,” ujarnya.

Lebih jauh Kapolres katakan, Lombok Tengah ke depan akan menjadi tujuan wisata internasional dengan mulainya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort. Sehingga tidak menutup kemungkinan peredaran narkoba akan semakin meresahkan masyarakat.

Selain itu, peredaran narkoba belakangan ini terus mengalami peningkatan, hal itu terlihat dari jumlah kasus narkoba yang setiap tahun selalu mengalami peningkatan.

“Dari tahun ke tahun kasus itu mengalami peningkatan sekitar 30 persen,” tandasnya.

Menurut Perwira Menengah Polri dengan melati dua di pundak ini, penyebab peningkatan kasus narkoba di wilayah Lombok Tengah adalah karena gaya hidup dan pengaruh media sosial. Dimana rata-rata pelaku pengguna narkoba itu dari kalangan remaja dan anak-anak.

“Yang jelas gaya hidup dan rasa ingin tahu, salah satu penyebab orang memakai narkoba. Sehingga peran orang tua sangat penting dalam pencegahan narkoba itu,” pungkasnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close