Gadai Motor Teman, Pria Di Lombok Tengah Dibacok

Lombok Tengah –  Persoalan sepele terkadang bisa membuat orang menjadi celaka dan berurusan dengan kepolisian. Seperti kejadian yang menimpa Lalu Amran (31), warga Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah yang dibacok temannya, karena menggadai sepeda motor.

Korban saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya karena mengalami luka yang cukup parah. Pelaku pembacokan adalah Rohadi (29) asal sama dan masih ada hubungan keluarga dengan korban.

Kepala Desa Bonder Kecamatan Praya Barat, Hamzanwadi yang dikonfirmasi membenarkan kejadian yang dialami dan dilakukan oleh warganya tersebut. Persoalan pembacokan itu terjadi karena masalah gadai-mengadai sepeda motor.

“Korban sedang dirawat di RSUD Praya. Sedangkan pelaku masih dicari oleh pihak kepolisian,” ujar Hamzanwadi, Kamis (15/3).

Peristiwa itu berawal saat korban bertengkar dengan salah seorang temannya. Kemudian pelaku datang dan langsung menusuk korban di bagian punggung menggunakan pisau, dan langsung kabur.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian itu, melarikan korban ke Puskusmas Bonder. Namun setelah diperiksa dan kondisi korban cukup parah, pihak puskesmas merujuknya ke RSUD Praya.

“Kondisi setelah kejadian itu, saat ini sudah aman,” ujarnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P. Girsang mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban dan pelaku, untuk mencari dimana keberadaan pelaku yang masih kabur.

“Pelaku saat ini masih lidik,” jelasnya.

Dijelaskan, keluarga pelaku juga sanggup dan bersedia membawa dan mengamankan pelaku, dan diserahkan kepada pihak berwajib untuk proses hukum lebih lanjut.

Sedangkan kondisi korban saat ini sudah sadarkan diri dan dalam perawatan tim medis RSUD Praya.

“Motif pelaku sementara terkait dengan gadai-mengadai sepada motor. Antara korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga,” pungkas Rafles.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close