Cinta Menembus Jeruji Besi, Montir Ini Nikahi Pacarnya Di Rutan Polda NTB

Mataram – Cinta memang tak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Kalau sudah untuk urusan perasaan yang namanya cinta ini menggelayut di dalam kalbu, jangankan hanya menempuh jarak, tembok tahanan pun tak digubris.

Hal inilah yang terjadi pada dua sejoli yaitu Rudi Yuono, pria yang berprofesi sebagai seorang montir di Kelurahan Rembiga, Kota Mataram, menikahi kekasihnya Melinda yang saat ini sedang dalam masa tahanan di Rutan Polda NTB karena kasus narkoba.

Pernikahan berlangsung pagi tadi, Kamis (8/3) di aula lantai tiga Rumah Tahanan Polda NTB dengan disaksikan pihak keluarga dan para tahanan di sana.

Meskipun sangat sederhana, namun prosesi ijab kabul yang suci dan sakral itu berlangsung hikmad. Khutbah nikah disampaikan oleh Ustadz Ikbaludin S.Pdi yang juga bertindak sebagai penghulu dari kedua mempelai.

Tidak ketinggalan, Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda NTB AKBP Rifai,SH bertindak sebagai juru nasihat perkawinan dari kedua mempelai.

“Penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari tugas dan tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat dibidang tahanan dan barang bukti. Yaitu menyenggarakan hak azasi dari masyarakat meskipun berstatus sebagai tahanan,” ujar AKBP Rifai dalam sambutannya.

Dikatakan dia, agar kedua mempelai meskipun saat ini salah satu dari mempelai berada dalam pembatasan hak kebebasan di dalam tahanan, agar tidak berkurang semangat untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah seperti yang dianjurkan baginda Nabi Muhammad SAW.

“Hidup ialah ujian dan itu sifatnya sementara. Kebebasan pasti akan diraih. Keteguhan hati yang utama agar kedua mempelai saling mengerti dan tetap tabah serta istiqomah dalam mengarungi bahtera rumah tangga,” pesan dia.

Suasana senang bercampur haru benar-benar tampak di gedung yang meskipun cukup luas namun dengan pandangan terbatas itu. Pemandangan luar hanya bisa dinikmati dari celah celah jeruji besi yang tertancap pada beton-beton kokoh yang mengekang kebebasan itu.

Semua tahanan yang hadir dan para polisi yang berjaga memberi selamat pada kedua mempelai yang baru saja melangsungkan acara suci dan penuh berkah itu.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close