Banjir Di Dompu Surut, Bersama Warga, Polri Dan TNI Bersihkan Lumpur

Dompu  – Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat pada Senin (5/3) kemarin, yang merendam ribuan rumah penduduk berangsur angsur surut. Namun begitu, sisa endapan lumpur akibat banjir tersebut masih menggenangi beberapa kawasan di wilayah terdampak.

Jajaran Polres Dompu diinisiasi Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK, Rabu (7/3) bersama warga masyarakat sekitar dan TNI beserta unsur terkait membersihkan puing dan lumpur sisa-sisa banjir bandang di beberapa tempat diantaranya di SDN 8 Dompu, Lingkungan Soriwono Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu.

“Alhamdulillah hari ini kita punya kesempatan bersama sama dengan warga masyarakat membersihkan beberapa kawasan di daerah yang terkena banjir,” kata Kapolres saat dihubungi, Rabu (7/3).

Dikatakan dia, hal ini juga merupakan wujud sinergitas dari Polri dan TNI dalam setiap tugasnya berada di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Diketahui banjir bandang di Kabupaten Dompu, yang menerjang Kecamatan Dompu dan Woja, disebabkan besarnya curah hujan di bagian utara Kecamatan Dompu dan sekitarnya, sejak pukul 14.40 – 16.20 WITA pada Senin kemarin.

Data yang diterima BPBD NTB, sebanyak 1.020 unit rumah penduduk terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, namun ada yang mencapai atap rumah.

Seribuan rumah terdampak banjir tersebut tersebar di Kecamatan Dompu, meliputi Desa Kareke, Kelurahan Potu, dan Kelurahan Karijawa. Sedangkan di Kecamatan Woja, meliputi Kelurahan Simpasai, dan Kandai Dua, dan Desa Wawonduru.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close