Berkas Kasus Mafia Pupuk Bersubsidi Di Lombok Tengah Segera Dilimpahkan

Lombok Tengah – Berkas perkara dua pelaku tang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyelundupan pupuk bersubsidi, yang terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Praya.

Kedua pelaku yakni inisial SN (40) warga Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya dan MS (39) warga Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah.

“Kedua pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka, dan minggu depan, kita akan limpahkan berkas kasusnya ke Kejaksaan Negeri Praya,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang, Selasa (6/3).

Dijelaskan, berkas kedua tersangka dalam kasus penyelundupan pupuk bersubsidi itu baru mencapai tahap satu. Sehingga pihaknya belum bisa melimpahkan berkas kasus yang melibatkan pelaku SN yang merupakan Ketua Kelompok Tani tersebut.

“Berkas kasus ini masih kita lengkapi. Mudahan bisa dilimpahkan dalam waktu dekat ini,” tegas AKP Rafles.

Dikatakan, modus yang dilakukan oleh para pelaku yakni membeli pupuk jenis Urea pada ketua kelompok tani dengan harga Rp 2000 perkilo. selanjutnya dijual ke wilayah Lombok Timur dengan harga Rp 2100 perkilo. Artinya, pelaku menjual pupuk bersubsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 106 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman hukuman minimal dua tahun penjara,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close