Hasil Otopsi Polisi Mayat Tanpa Identitas di Selong Belanak

ilustrasi otopsi

Lombok Tengah – Hasil Otopsi pihak Polres Lombok Tengah terhadap kasus penemuan mayat tanpa indentitas yang tertibun pasir di Pantai Tomang-Omang Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat, Rabu (28/2) pukul 17.45 Wita, masih menunggu hasil.

Pada mayat berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan luka di bagian kepala yang diduga akibat terkena benda. Jenazah itu saat ini masih dititip di Rumah Sakit Umum (RSU) Praya Lombok Tengah, karena belum ada keluarga yang mengakuinya.

“Kasus penemuan mayat tanpa indentitas itu masih kita dalami. Karena dugaan sementara belum bisa mengarah kepada kasus pembunuhan,” kata Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang di kantornya, Kamis (1/3).

Dikatakan, meskipun ada luka yang ditemukan di bagian kepala korban. Bisa saja mayat tanpa indentitas itu meninggal karena tenggelam terbawa arus dan tekena karang. Sehingga korban mengalami luka-luka di bagian kepala.

“Kita masih menunggu keluarganya, dan hasil otopsi dari rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Rafles, apabila mayat ini merupakan korban pembunuhan pasti pihaknya bisa mengungkapnya dari hasil keterangan keluarganya. Namun sejauh ini belum ada tanda yang mengarah kepada kasus pembunuhan. Disamping itu juga belum ada keluarga korban yang datang mengakuinya sehingga pihaknya belum bisa memastikan kejadiannya.

“Dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam. Kasus ini masih kita dalami,” tegas Rafles.

Sebelumnya, warga Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah digegerkan dengan penemuan mayat tanpa indentitas). Mayat ditemukan terdampar di Pantai Tomang-Omang Desa Selong Belanak, pukul 17.45 Wita.

Informasi yang dihimpun wartawan, mayat tanpa indentitas itu pertama kali ditemukan oleh seorang pelajar atas nama Subuh (16) warga desa setempat.

Setelah anggota kepolisian mendapat informasi penemuan mayat itu, langsung turun melakukan evakuasi. Kemudian pihak kepolisian langsung membawa janazah itu dengan menggunakan ambulance Puskesmas Desa Mangkung ke Rumah Sakit Umum (RSU) Praya, untuk dilakukan identifikasi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close