Kapolres Lotim Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepada Siswa Sekabupaten Lombok Timur

FOTO BERSAMA USAI SOSIALISASI

Selong – Bertempat di Aula Gedung Dharma Polres Lombok Timur, pada Selasa (27/2), telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan Kapolres Lombok Timur, AKBP Muhammad Eka Fathurrahman dengan peserta dari kalangan pelajar se-Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT Yayasan Komala Bhayangkari ke-38 tahun 2018.

Kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) lebih banyak dimanfaatkan Kapolres dengan melakukan dialog dengan para pelajar yang mempertanyakan banyak hal terkait narkoba. Seperti pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut beberapa istilah dalam kasus penyalahgunaan narkoba, semisal overdosis, rehabilitasi dan sejumlah pertanyaan lainnya.

Kapolres yang selalu tampil ramah dengan kalangan manapun ini menyampaikan beberapa hal yang menunjukkan begitu bahayanya dampak dari penyalahgunaan narkoba. Karenanya, seluruh pelajar diminta untuk ikut memerangi penyalahgunaan narkoba dengan tetap menguatkan motto Narkoba No, Prestasi Yes.

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Komala Bhayangkari ini diatensi cukup meriah oleh pelajar-pelajar yang dihadirkan dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Karena sejumlah hal baru didapatkan melalui kegiatan ini. Bukan hanya yang berkaitan dengan bahaya-bahaya narkoba. Namun juga, terkait penanganan kasus hukumnya yang bisa saja hingga hukuman kurungan ataupun yang sebatas rehabilitasi.

Dikatakan Kapolres, saat ini, hukum tidak hanya menjerat para pengedarnya saja. Namun, dapat juga menyeret para pemakainya. Sebagaimana dalam beberapa kasus yang jumlahnya sudah cukup banyak ditangani. Baik di Lombok Timur, maupun di daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Kasus penyalahgunaan narkoba, lanjut Kapolres, sudah marak di Indonesia. Termasuk di Lombok Timur. Bahkan, pelakunya bisa menyasar anggota kepolisian juga. Karena itu, kalangan pelajar harus mampu menjaga diri agar tidak terjerat kasus yang dapat menyuramkan masa depan ini. Sebab, sekali terjerumus menjadi pecandu narkoba, dibutuhkan usaha yang amat sulit untuk dapat terlepas dari kecanduan tersebut. Demikian ungkap Kapolres.

Penulis : Syarif

Editor  : Azwin

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close