Tingkatkan Pelayanan Publik, Ini Yang Dilakukan Setum Polda NTB

Para Peserta Pelatihan SIKD Mengikuti Kegiatan Oleh Setum Polda NTB di Griya Asri Hotel Jl. Pendidikan Mataram Senin, (26/2) dan (27/2)

Mataram – “Sudah saatnya Polri terus meningkatan kompotensi dan kemampuannya juga terhadap pembenahan sistem demi menunjang tugas operasional Kepolisian, sudah banyak hal telah dilakukan Polda dan jajarannya, juga  diantaranya Sekretariat Umum Polda NTB melakukan pelatihan pengelolaah data dan arsip dalam SIKD (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis)” demikian disampaikan Kepala Sekretariat Umum Kepolisian Daerah NTB (Kasetum Polda NTB) Komisaris Polisi Ni Ketut Sumartini dalam arahannya kepada para peserta pelatihan di Griya Asri Mataram Hotel Selasa (27/2).

Dalam kegiatan tersebut, sebagai pimpinan administrasi Polda NTB menyampaikan, bahwa peningkatan kemampuan anggota Polri dan PNS Polri Polda NTB adalah kewajiban dan sebagai bentuk implementasi Polri menuju profesional, modern dan terpercaya (Promoter) yang tertuang dalam program prioritas Kapolri dalam (Promoter).

Foto Bersama Usai Pelatihan SIKD

“Peningkatan kempampuan personel Polri adalah bertujuan, memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan dan maksimal sesuai dengan harapan pimpinan demi tercapainya tujuan organisasi Polri dan kemajuan bangsa”  ujarnya.

Menurutnya, pelatihan berbasis  Informasi Teknologi yang terintegrasi dalam aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD)  adalah terobosan kreatif Setum Polri dibidang kearsipan dan sistem data untuk mendukung tugas kepolisian yang lebih optimal;

“Peserta pelatihan SIKD tahun 2018 berjumlah 50 orang, terdiri dari para pengemban fungsi administrasi utusan dari semua Satuan Kerja di jajaran Polda NTB juga diantaranya yang mengawaki fungsi kesekretariatan di Polres jajaran” ungkapnya.

Kasetum berharap dengan pelatihan SIKD ini, tugas kepolisian terutama dalam pelayan administrasi dan data dapat lebih efektif dan efisien sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena banyak kemudahan yang diperoleh sembari menunggu perbaikan sistem menuju kesempurnaan.

Selanjutnya pada kesempatan pelatihan, oleh instruktur yang disampaikan oleh Pengtu Johannes Crisos,  bahwa SIKD yang berbasis web ini, sangat mendukung pengurangan penggunaan kertas; memudahkan aksesbilitas, menjamin akuntabilitas; dan meningkatkan pelayanan publik.

Foto Bersama Usai Kegiatan Pelatihan SIKD

“Tujuan pengelolaanya adalah memenuhi tuntutan pimpinan akan kecepatan dan ketepatan menyajikan informasi, memudahkan aksesibilitas dan menjamin akuntabilitas, menuju paperless society dan menghemat ruangan/sarana prasarana (dari gedung ke server),  juga  meningkatkan pelayanan umum/public service yang labih baik” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan,  tentang penanganan data/arsip dinamis dapat dikelola dari awal perencanaan/pembuatan naskah/dokumen yang terintegrasi dan terkoneksi secara menyeluruh.

Fungsionalitas  SIKD, menurutnya  secara teknis mulai dari  registrasi naskah dinas, klasifikasi, pemberkasan, manajemen persuratan, penyusutan, pencarian naskah dinas, serta penyajiannya dapat  ditemukan dalam aplikasinya, semuanya bertujuan untuk memudahkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Kegiatan Pelatihan SIKD diakhiri dengan Foto Bersama

“Kedepannya kita akan terapkan pegelolaannya di wilayah hukum Polda NTB, sambil berkoordinasi dengan Sekretariat Umum Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait kesiapannya, dan yang pasti kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat memberikan kemudahan demi pelayanan yang lebih baik” jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan dua hari ini berkahir lancar dan sukses serta ditutup oleh Kasetum Polda NTB dan dilanjutkan dengan foto bersama. (*jo)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close