Pergi Tanpa Pamit, Buruh Tani Ditemukan Tak Bernyawa

ilustrasi korban jatuh dari pohon kelapa

Mataram – Nasib nahas dialami Irwan alias Amaq Nuril (38) warga Dusun Pemantek, Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria Lombok Tengah. Buruh tani ini meninggal dunia diduga terjatuh saat memetik buah kelapa di pohon setinggi 10 meter di pematang sawah di Dusun Muhajirin, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung Lombok Utara, Jumat (16/2).

Korban sebelumnya Kamis (15/2) bersama sang istri dan kelompok pemanen padi sedang bekerja memanen padi di dekat TKP, saat waktu istirahat korban pergi meninggalkan kelompoknya tanpa bilang apapun, hari semakin senja dan waktu itu sekitar jam enam sore korban tak kunjung kembali.

Karena korban tidak ada kabarnya kemudian sekitar pukul 18.30 Wita istri bersama rekan-rekan pemanen padi berusaha mencari korban diarea sekitar persawahan, akan tetapi sampai jam sepuluh malam korban tidak juga ditemukan.

Keesokan paginya sekitar pukul tujuh pagi Inaq Murniati (45) warga Desa Sokong, Kecamatan Tanjung Lombok Utara saat itu hendak pergi mencari sisa panen padi terkejut melihat ada kaki manusia dipematang sawah, kemudian ia berteriak minta tolong.

Istri korban bersama kelompoknya yang berada tidak jauh dari TKP mendengar teriakan minta tolong Muriati, kemudian mereka bergegas mendekati muriati dan bersama-sama menuju kelokasi korban ditemukan. Sampai dilokasi istri korban langsung mengenali korban.

Nuraini (35) mengenali jasad suaminya dari pakaian yang dikenakan terakhir oleh korban, sat itu korban mengenakan baju kaos lengan panjang warna hitam dan celana panjang trening warna biru. Pejabat Sementara Kasubbag Humas Polres Lombok Utara Ipda A.A. Gede Rai mengatakan “memang benar sehari sebelumnya korban sempat hilang dan dicari oleh kelompoknya, namun sayang keesokan harinya korban ditemukan sudah tidak bernyawa” saat dikonfirmasi via telephone.

Penyebab korban meninggal diperkirakan jatuh dari pohon kelapa, sebab di TKP ditemukan satu buah kelapa muda, batang daun kelapa, pelepah daun pisang yang patah. “jika kita lihat kondisi di TKP diperkirakan korban meninggal karena jatuh dari pohon disamping itu juga tidak ditemukan bekas penganiayaan dijasad korban” tambahnya.

Dari TKP kemudian warga membantu megevakuasi jasad korban dan selanjutnya dibawa Rumah Sakit Daerah Lombo Utara dengan menggunakan mobil ambulance untuk kemudian dilakukan pemeriksaan medis. “Keluarga korban menerima musibah ini dan mengiklaskan kepergian korban” pungkas Gede. (yos/wea)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close