Seorang Pemuda Meregang Nyawa Akibat Tersambar Petir

KORBAN SAAT DIEVAKUASI

Sakra – Seorang warga meregang nyawa akibat tersambar petir di bendungan Pandan Dure Kecamatan Sakra Lombok Timur (Lotim) i sekitar pukul 14.00 Wita, Senin (12/01).

Warga yang diketahui bernama Muliadi (35) asal Montong Cermen Dusun Gundam Desa Sukadana Kecamatan Terara meregang nyawa saat tersambar petir. Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU Made Tista, menjelaskan kronologis kejadian saat korban yang berprofesi sebagai nelayan tersebut menangkap ikan bersama tiga orang temannya.

“Korban (Muliadi) menangkap ikan dengan cara menganco (menjaring) bersama tiga temannya bernama Derah, Renah dan Sakibi di bendungan,” ujarnya.

“Tiba-tiba cuaca berubah dan hujan turun disertai petir. Beberapa saat kemudian petir menyambar korban sehingga korban roboh dan tenggelam dalam bendungan Pandan Dure,” pungkasnya.

Rekan korban berusaha melakukan pencarian. Dengan dibantu warga, korban dicari di dasar sungai. Sekitar 30 menit melakukan pencarian, korban ditemukan di dasar bendungan.

“Rekan korban kemudian melakukan evakuasi terhadap korban. Namun sayang nyawa korban sudah tidak dapat tertolong,” tuturnya.

Jenazah kini dibawa ke rumah duka dan akan dikebumikan. Sementara pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

Kasubbag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista mengimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat agar tetap hati dan waspada terhadap Cuaca yang akhir – akhir ini bisa dibilang Cukup Ekstrim, terlebih lagi bagi warga yang kebanyakan beraktifitas di luar Rumah, khusus bagi para pengendara agar berhati – hati dalam mengendarai kendaraannya karena jalanan akhir – akhir ini cukup licin akibat tingginya curah Hujan terutama pada malam hari “Pungkasnya”.

Penulis : Syarif

Editor  : Azwin

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close