“Polisi Jubah” Digadangkan Jadi Taktik Jitu Cegah Kriminalitas Di Tempat Ibadah

AIPTU H. Amir saat membacakan Khutbah Kamtibmas di Masjid Nurul Ijtihad Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya (10/02)
AIPTU H. Amir saat membacakan Khutbah Kamtibmas di Masjid Nurul Ijtihad Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya (10/02)

Praya – Tidak cukup dengan Berugak Kemitraan Polisi dengan Masyarakat (BKPM) dan Program Bersama Berbagi dan Terhubung (Begibung) Kepolisian Resor Lombok Tengah (Polres Loteng) mencoba strategi baru untuk membangun kesadaran masyarakat akan kamtibmas, Jum’at (09/02).

Program “Polisi Jubah” namanya. Bukan program yang mengharuskan seluruh anggota Polri untuk memakai jubah melainkan kepanjangan dari Program Keliling Silaturrahmi dan Jum’at Berkhutbah. Tidak jauh berbeda dengan program – program preemtif sebelumnya, hanya saja penyampaian pesan – pesan kamtibmas di program ini dilakukan lebih menjurus dengan metode pendekatan rohani. Jadi jangan heran, Polisi Jubah  hanya dapat dijupai di lingkungan tempat peribadatan saja. Alasannya simple, untuk menghilangkan niat dan kesempatan para pelaku kejahatan yang mengimcar tempat ibadah.

“kami turut prihatin dengan cukup gencarnya para pelaku kriminalitas menjadikan rumah ibadah sebagai target incarannya, maka muncullah ide untuk membentuk program khusus ini. Dengan hadirnya anggota di tengah masyarakat paling tidak niat pelaku kriminal itu akan menciut,” beber Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman SH SIK MH melalui Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) AKP Herman, SH.

Selain bertujuan untuk menghilangkan niat pelaku kriminal, Polisi Jubah juga berperan untuk mempererat silaturrahmi dengan masyarkat agar hubungan dengan Anggota Polri tidak renggang dan membuktikan bahwa polisi tidak hanya pandai dalam menjaga keamanan namun juga piawai dalam berdakwah.

Sampai saat ini program Polisi Jubah sudah dilakukan di dua Desa, yaitu Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara dan Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya. Dan rencananya kegiatan ini dilakukan setiap seminggu sekali sesuai dengan namanya Jum’at Berkutbah.

Penulis : Rozian

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close