Polisi Tangkap Empat Mafia Pupuk Bersubsidi di Lombok Tengah

Praya – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Lombok Tengah (Sat Reskrim Polres Loteng) berhasil tangkap empat mafia pupuk bersubsidi, Sabtu (20/01). Dalam aksinya, para sindikat jahat ini akan menyelewengkan pupuk jenis urea dengan tujuan pasaran Lombok Timur, namun mereka keburu terciduk polisi di Jalan Raya Kopang.

Dalam penangkapan yang dikomandoi oleh Kasat Reskrim AKP Rafles P Girsang SIK, petugas berhasil mengamankan satu unit Truk Toyota yang berisi 5 Ton Pupuk Urea bersubsidi beserta 4 orang yang diduga kuat sebagai dalangnya. Mereka adalah MN (Laki), SS(Laki), DD (Laki), dan IL (Laki).

“Berkat laporan dari masyarakat kami berhasil mengamankan 4 pelaku di mana MN dan SS sudah berpredikat sebagai tersangka. Sedangkan dua lainnya masih jadi saksi, mereka mengaku hanya sebagai supir dan buruh saja,” terang Kasat Reskrim.

Dijelaskan juga, dalam penyelewengan ini, Petani dan Negara akan mengalami kerugian. Jika seyogyanya para petani bisa menikmati pupuk ini dengan harga Rp 1.800 per kilogramnya (menurut harga eceran tertinggi), namun di tangan mereka harga pupuk tembus hingga lebih dari Rp 2.100 per kilogram. Karenanya negara juga dirugikan hingga mencapai angka Rp. 9.000.000.

“Pengakuan yang bersangkutan, penyelewengan ini baru pertama kali dilakukan, tapi mengingat jumlah barang bukti cukup banyak kami akan mencoba dalami lagi kasusnya.” Pungkasnya.

Terhadap tersangka dan barang buktinya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas di Polres Lombok Tengah. Petugas akan menjerat tersangka dengan pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman hukuman penjara empat tahun lamanya.

Reporter : Rozian
Editor : Yermia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close