Dua PengacaraTumbang, Akibat Gugat Kapolda NTB

2 Januari, 2018
48 Views

 

MATARAM, 8/12/17 – HAJI MAHENDRA IRAWAN ALIAS HAJI AWAN, sebagai Pemohon, Umur 38 Tahun, Jenis kelamin Laki-laki, Beralamat di Karang Genteng, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, melalui Kusa Hukum a.n. 1. LALU M. AMRU, S.H., 2. GABRIEL G. TOKAN, S.H., M.H, Keduanya Advokat/Pengacara & Konsultan Hukum beralamat di Jalan Semanggi II/8 Karang Kelok Baru Mataram, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, selanjutnya disebut sebagai Pemohon dan putusan diberikan waktu selama  tujuh hari oleh hakim tunggal Praperadilan pengadilan Negeri Mataram GEDE SUNARJANA. SH. MH. dan di bantu dengan Panitera Pengganti RUSLIN. SH.  telah di menangkan oleh Kapolda NTB selaku Termohon dan keluarga dari Pemohon atas nama  HAJI MAHENDRA IRAWAN ALIAS HAJI AWAN mengaku kecewa dengan putusan majelis hakim yang menolak gugatan praperadilan. ucap Tim Bidkum Polda NTB.

 

kuasa hukum pemohon

“pasalnya gugatan yang di ajukan oleh HAJI MAHENDRA IRAWAN ALIAS HAJI AWAN melalui Kuasa Hukumnya  LALU M. AMRU, S.H., dan GABRIEL G. TOKAN, S.H., M.H, untuk seluruhnya di tolak oleh hakim tunggal Praperadilan karena Prosedur yang dilakukan oleh Pemohon  sesuai dengan  dengan  prosedur penyidikan sudah lengkap” tandas kuasa hukum Termohon Bidkum Polda NTB di Pengadilan Negari Mataram.

“bahwa dalam Penetapan Tersangka dan bahkan penyitaaan barang bukti tidak sah,   namun Termohon telah memiliki minimal 2 (dua) alat bukti sebagaimana Pasal 184 KUHAP berupa Keterangan Saksi  yang telah diperiksa sebagaiamana pasal 185 KUHAP dan Bukti Surat maupun dokumen-dokumne yang dipakai dalam obyek sengketa Prapradilan, Ungkap Kuasa Hukum Termohon pada hari Selasa (8/12/17).

Dalam putusannya, Hakim GEDE SUNARJANA juga menyatakan bahwa penetepan tersangka, dan Penyitaanterhadap diri Pemohon HAJI MAHENDRA IRAWAN ALIAS HAJI AWAN tersebut oleh Dit Reskrimum Polda NTB adalah sah dengan memenuhi minimal dua alat bukti yang sah.

“Menyatakan penetapan tersangka dan penyitaan  terhadap pemohon HAJI MAHENDRA IRAWAN ALIAS HAJI AWAN  adalah sah. Membebankan Pemohon biaya perkara sebesar Rp. 2.500” tandasnya.

kuasa hukum termohon

HAJI MAHENDRA IRAWAN ALIAS HAJI AWAN  ditetapkan tersangka,  dalam kasus Tindak Pidana Pemalsuan surat merupakan tindak pidana penyertaan dalan tindak pidana pemalsuan Surat yang dilakukan oleh Tersangka SURYAH als Hj. SURYAH (Ibu kandung Termohon) Pasal 263 ayat (1) dan    (2)   KUHP   Jo   Pasal  55  KUHP,  dimana Pemohon  H. MAHENDRA IRAWAN als H. AWAN adalah orang yang disuruh oleh  Pemohon SURYAH Als Hj. SURYAH untuk membuat Kwitansi tertanggal 27 Agustus 1987 dan menggunakan Surat Sporadik tertanggal 27 September 2016 untuk mendaftrakan permohonan Sertifikat atas tanah peninggalan alarhum H. MAKMUN/almarhum H. ABDURAHMAN ke Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Barat.
(mrg)

 

 

You may be interested

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB
Umum
shares4 views
Umum
shares4 views

Peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti Polda NTB

spripim ntb - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46544" align="alignnone" width="960"] Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, M.Si memotong tali peresmian Gedung Tahti Polda NTB[/caption] Mataram - Pukul…

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging
Umum
shares7 views
Umum
shares7 views

Cegah DB Biddokkes Polda NTB Laksanakan Fogging

dokes - Jan 17, 2018

[caption id="attachment_46525" align="alignnone" width="853"] Tim foging Biddokkes Pengasapan Selokan Polsek mataram.[/caption] Mataram-untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang dapat mengancam…

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares14 views
Binkam
shares14 views

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Burung di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Jan 17, 2018

Lembar - Polres Lombok Barat kembali mengamankan ribuan ekor burung berbagai jenis yang akan dibawa keluar dari pulau Lombok menuju Bali,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.