Polsek Sembalun Lakukan Upaya Pemberantasan Pereman Dan Peremanisme

KAPOLSEK SEMBALUN BERSAMA ANGGOTA SAAT MENERTIBKAN PREMAN DAN PREMANISME

Sembalun – Adanya direktif Kapolri kepada Jajaran menuntut  Kapolres Lombok Timur untuk melakukan Operasi Preman dan Premanisme dalam rangka cipta kondisi di seluruh wilayah Negara Kesatuan RepublikIndonesia,  keamanan dan kenyamanan Masyarakat harus diutamakan. demikianlah yang dilakukan oleh Kapolsek Sembalun dan anggotanya yang melakukan Operasi Preman dan Premanisme pada Minggu (10/12) di wilayah Wisata Pusuk.

Operasi Preman dan Premanisme yang dilaksanakan di kawasan Wisata Pusuk Sembalun tersebut dilakukan pada pukul 10.30 wita, Operasi tersebut merupakan tindakan pengamanan guna mencegah terjadinya bentrok antar pemuda yang beberapa waktu lalu mempersoalkan lahan parkir yang hingga mengakibatkan terjadinya tindakan pembakaran fasilitas hiburan di kawasan tersebut.

Dalam operasi ini, Kapolsek Sembalun, IPTU I Made Sutama yang langsung memimpin anggotanya berhasil mengumpulkan para pemuda sejumlah 13 orang, baik yang berasal dari Sembalun Bumbung maupun dari Pesugulan, Suela.

Dikatakannya bahwa aktifitas memarkir kendaraan para pengunjung di kawasan Wisata Pusuk Sembalun yang dilakukan para pemuda tersebut belum mendapatkan izin resmi dari Pemerintah Daerah Lombok Timur. Karenanya, dalam operasi tersebut, Kapolsek Sembalun mengingatkan para pemuda tersebut untuk tidak melakukan aktifitas pungutan parkir dan uang masuk ke areal wisata Pusuk Sembalun.

Kapolsek Sembalun juga mengingatkan kepada seluruh pemuda yang dikumpulkan tersebut agar dengan penuh kesadarannya mau menjaga situasi aman dan tertib di lingkungan masing-masing. Terlebih lagi saat ini sedang dilaksanakan tahapan – tahapan pilkades serentak jangan sampai hal – hal sepele seperti yang dilakukan oleh para pemuda tersebut dapat memicu timbulnya permasalahan hingga mengganggu Stabilitas keamanan dan ketertiban Masyarakat.yief.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close