Karo SDM Pastikan Pengembangan Karier di Polda NTB Transparan

Karo SDM Polda NTB Kombes Pol. Eka Satria Bhakti, SIK saat memberikan sambutan

Mataram – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda NTB Kombes Pol. Eka Satria Bhakti, SIK menegaskan bahwa proses pengembangan karier di lingkungan Polda NTB dilaksanakan dengan bersih dan transparan.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka acara pembinaan dan pelatihan (Binlat) calon peserta seleksi pendidikan Sespimmen (Sekolah Staf Pimpinan Tingkat Menengah) dan Sespimma (Sekolah Staf Pimpinan Tingkat Pertama) Polri T.A. 2018, Senin (11/12) di Gedung Sasana Darma Polda NTB.

Di hadapan sejumlah perwira polisi yang mengikuti program binlat tersebut, Karo SDM dengan mantap menyatakan bahwa seluruh rangkaian tahapan seleksi akan diberlakukan persis pelaksanaan rekrutmen Polri yang sudah teruji keterbukaannya.

“Ini Atensi Kapolri, bahkan tertuang di salah satu Program Quick Wins Polri, rekrutmen maupun pengembangan karier semua teknisnya sama, harus bersih dari praktek KKN dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” papar Karo SDM.

“Panitia seleksi juga sudah mendapat arahan langsung dari Asisten SDM Kapolri, agar melaksanakan seluruh tahapan tes dengan transparan dan obyektif,” tambahnya.

Dikatakan Kombes Eka, pemberian bekal kepada para calon peserta berupa program binlat merupakan salah satu upaya Biro SDM untuk membantu memudahkan langkah menghadapi tes.

“Salah satu bentuk transparansi adalah binlat ini, semua tahapan tes kita buka disini, agar rekan-rekan lebih mantap dalam mempersiapkan diri, mulai dari materi apa saja yang akan diujikan dan bagaimana cara menghadapi seluruh tes tersebut,” jelasnya.

Menurut Karo SDM, melalui program binlat yang ia prakarsai, dapat meminimalisir upaya praktek ‘suap’ baik di dalam tubuh Polri maupun eksternal. Kesiapan calon peserta setelah diberikan pembinaan dan pelatihan pra tes, akan menimbulkan kepercayaan diri.

“Yang kami harapkan adalah tumbuhnya rasa percaya terhadap diri sendiri setelah menerima binlat ini, jadi calon peserta tidak akan ‘menyogok’ oknum,” ungkap Karo SDM.

“Kalau itu (menyogok) sampai terjadi tentu akan membuat malu semua pihak, juga otomatis akan menurunkan kepercayaan masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, program pembinaan dan pelatihan pra tes tidak hanya dilakukan pada jenjang pengembangan karier, Polri tengah berupaya mendapatkan calon penerus dengan SDM unggulan melalui program binlat kepada siswa-siswi terbaik Indonesia yang sudah dilaksanakan sejak sebulan lalu.

Program Binlat Dikbangum Sespimmen dan Sespimma Tahun Anggaran 2018 bagi perwira polisi mulai dari pangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi) hingga AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi) itu, akan digelar selama sepekan kedepan. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close