Polisi Temukan Indikasi Penyimpangan Alokasi Dana Desa di NTB

Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Anom Wibowo saat memberikan arahan

Mataram – Pengawasan terhadap Alokasi Dana Desa (ADD) yang saat ini diawasi Polri, Polda NTB menduga, ada dua desa di wilayah NTB yang terindikasi melakukan kecurangan. Disebutkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda NTB Kombes Pol. Anom Wibowo, terhadap dua desa tersebut, pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

“Jadi memang penyaluran dana Desa ini tidak selalu berjalan mulus, jika ada ditemukan melakukan penyimpangan, maka Reserse juga perlu turun untuk melakukan penyelidikan,” ujar Anom.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan upaya pengawasan dengan memerintahkan Bhabinkamtibmas menjadi unsur inpektorat ADD.

Namun dalam pelaksanaan tersebut, masih ditemukan oknum perangkat Desa yang berani melakukan penyimpangan.

“Bhabinkamtibmas kapasitasnya memang tidak sampai menjadi auditor, hanya sebatas mengawasi, hal itu dimaksudkan untuk memelihara sinergitas dengan perangkat desa lainnya,” tutur Anom.

“Jadi pengawasannya tidak perlu sampai terlalu mendetail, tapi kelonggaran tersebut malah dimanfaatkan oknum untuk melanggar,” jelasnya.

Sebagai ketua penindakan sapu bersih pungutan liar (saber pungli), Dir Reskrimsus menyatakan pihaknya akan turut melakukan penertiban.

“Begitu ada informasi atau indikasi penyimpangan, maka Reserse akan dilibatkan, untuk menimbulkan efek jera sehingga meminimalisir ruang gerak oknum yang ingin melakukan penyimpangan,” pungkasnya. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close