Polda NTB Back Up Pengungkapan Curas Siang Bolong di Mataram

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol Kristiaji

Mataram – Kasus pencurian dan kekerasan yang sempat terjadi di toko madu ‘tunas baru’ mataram beberapa hari lalu, penanganan kasusnya kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol. Kristiaji akan di back up oleh Polda NTB.

“Perkaranya nanti kami akan bantu back up,” ungkap  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol. Kristiaji di Polda NTB, Senin (13/11).

Dalam aksinya, para pelaku curas tersebut berhasil merampas delapan gelang emas yang dikenakan korban Hajjah Fadlun, dengan nilai mencapai Rp40 juta. Tak sekedar merampas, para pelaku sadis itu melukai korbannya dengan melayangkan senjata tajam itu ke arah korban Agus Salim hingga mengakibatkan luka sayat di bagian perutnya.

Aksi perampokan itu terjadi Jumat (10/11). Komplotan pelaku curas ini melancarkan aksi kejahatannya dengan berpura-pura akan membeli madu di toko korban, Hajjah Fadlun (65).

Tanpa curiga dengan kedatangan komplotan perampok yang diperkirakan beranggota lima orang ini, seperti biasanya korban bersama adiknya Agus Salim (48) melayani pelanggan.

Namun dengan seketika salah seorang dari komplotan perampok lebih dulu mengeluarkan sebilah parang, seketika mengancam kedua korban dan menusuk Agus Salim yang sempat mencoba melawan.

Korban yang tek berdaya kemudian menyekap keduanya di dapur untuk merampok barang berharga. Setelah puas dengan hasil kejahatannya, komplotan ini langsung kabur menggunakan kendaraan roda empat yang sebelumnya telah diparkir di depan toko korban.

Meskipun toko Hajjah Fadlun berada di pinggir jalan raya, tidak ada warga yang mengetahui aksi kejahatan dari komplotan ini.

Setelah Agus Salim berupaya keluar dari toko dengan kondisi bersimpah darah di bagian perutnya, penghuni toko sebelah bersama sejumlah warga kaget melihatnya dan langsung memberikan pertolongan.

Tidak lama kemudian, anggota kepolisian yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi. Untuk korban Agus Salim, telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Islam Siti Hajar.

Sedangkan kondisi kakaknya, Hajjah Fadlun, sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga dan dikabarkan masih dalam keadaan trauma dengan aksi perampokan tersebut.

“Saat ini kita masih lakukan penyelidikan,” tandasnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close