Polda NTB mendapat apresiasi dari MUI terkait kegiatan Lomba Baca Qur’an di lingkungan Polri

Wakapolda NTB Kombes Pol. Drs. Tajuddin, M.H. duduk bersama para undangan dalam acara peutupan MTQ di Polda NTB

Mataram – Pukul 09.00 Wita, di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, telah berlangsung acara penutupan kegiatan perubahan Mind Set dan Culture Set Personil Polda NTB yang dipimpin oleh Wakapolda NTB, Kombes Pol. Drs. Tajuddin, M.H. hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua MUI Provinsi NTB, Prof. H. Syaiful Muslim, PJU Polda NTB, Ketua PWNU NTB, Ketua Forum Pondok Pesantren Provinsi NTB dan Perwakilan Ketua PW Muhammadiyah NTB.(11/11)

Ketua MUI NTB, Prof. H. Syaiful Muslim memberikan penghargaan kepada pemenang lomba MTQ

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Provinsi NTB sangat mengapresiasi kegiatan Perubahan Mind Set dan Culture set Personil Polda NTB yang dilaksanakan dalam bentuk perlombaan membaca Al-quran dan Lomba Tausiyah kebangsaan. Kepala MUI NTB mngatakan bahwa ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan diharapkan kegiatan tersebut menjadi kegiatan rutin tahunan bagi Polda NTB dan Satwil jajaran Polda NTB, karena dengan melalui kegiatan ini para personil Polri dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang Alquran yang merupakan Firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Melalui peningkatan kemampuan baik dalam membaca ataupun memahami isi Al-quran para personil Polri khususnya di Polda NTB dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Ini merupakan kegiatan yang sangat baik.” Jelas Ketua MUI NTB

Menanggapi hal tersebut, Wakapolda NTB mengajak semua yang hadir senantiasa selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dimana kegiatan ini merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-quran. Sehingga Al-quran benar-benar dijadikan pedoman hidup dan tingkah laku bagi seluruh umat Islam pada umumnya.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong dan memotivasi keluarga besar Polda NTB untuk senantiasa belajar Al-quran dan aktivitas keagamaan lain sehingga terwujud keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat yang merupakan tugas pokok Polri.” jelas Wakapolda NTB

Wakapolda menegaskan kembali bahwa untuk membentuk karakter harus dilakukan dengan bersumber dari kitab suci yang kita yakini yaitu Alquran karena karakter tersebut diperlukan untuk reformasi dalam tubuh Polri khususnya budaya anti korupsi kolusi dan nepotisme akan dapat terwujud. (sy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close