Pasca Densus Tangkap Komplotan Teroris, Kapolres Bima Laporkan Situasi Kamtibmas Kondusif

Kapolres Bima AKBP Bagus Satryo Wibowo, SIK

Mataram – Perburuan Densus 88 dibawah kendali Polda NTB dalam melakukan penangkapan komplotan para terduga teroris yang merupakan pelaku penembakan terhadap dua anggota Polres Bima Kota berakhir dengan dibekuknya Imam Munandar yang akhirnya menyerahkan diri pada kamis malam (2/11) kepada aparat kepolisian Resort Bima Kota.

Pasca serangkaian kegiatan kepolisian yang memakan waktu selama hampir dua Bulan itu, Kapolres Bima AKBP Bagus Satryo Wibowo, SIK mengatakan kepada media Tribratanews NTB bahwa situasi kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Bima saat ini tetap kondusif.

“Terkait situasi dan kondisi di Kabupaten Bima, terutama di tempat kejadian, tempat penangkapan, relatif aman, aktifitas masyarakat berjalan seperti biasa,” ujar Bagus saat diwawancara, Rabu (8/11).

Menurut pantauan Kapolres, situasi yang berhasil tercipta tetap aman pasca penangkapan juga berkat peran serta masyarakat yang dinilai cukup mendukung segala tindakan kepolisian.

“Kami lihat masyarakat mendukung langkah-langkah kami dalam melakukan tindakan kepolisian terhadap para terduga teroris,” tuturnya.

“Masyarakat yang tinggal di tempat kejadian justru mengutarakan rasa terimakasihnya kepada pihak kepolisian, karena adanya terduga teroris yang tinggal di tengah-tengah mereka, membuat mereka resah,” imbuhnya.

Saat melakukan penangkapan, terutama baku tembak yang kemudian menewaskan dua terduga teroris, masyarakat tidak terlihat melakukan perlawanan kepada Densus 88 maupun Polres Bima.

“Masyarakat mendukung dan membantu kami, sehingga situasi kamtibmas yang kondusif bisa tetap terjaga meski pernah mengalami saat-saat yang menegangkan,” jelasnya.

Kapolres menjelaskan, langkah antisipasi selanjutnya yang akan dilaksanakan personil Polres Bima adalah dengan meningkatkan patroli dan deteksi dini.

“Meski otak kompolotannya telah diamankan, kegiatan patroli dan langkah-langkah deteksi dini akan tetap kita laksanakan, untuk memantau jika ada pergerakan susulan yang mungkin dari jaringan mereka.

Kegiatan pembinaan kepada masyarakat dalam rangka mengimbau agar mengantisipasi bersama adanya kegiatan radikal juga akan ditingkatkan.

“Yang jelas, kita tetap waspada, terutama saat melaksanakan kegiatan kepolisian,” imbaunya.

Orang nomor satu di Polres Bima itu mengajak masyarakat untuk membantu tugas kepolisian dengan turut memantau kegiatan yang dilaksanakan orang-orang di sekitar tempat mereka tinggal.

“Mari kita jaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima dengan meningkatkan perhatian kita, terutama kepada kalangan remaja, mengingat posisi kematangan remaja masih sangat labil sehingga mudah untuk dipengaruhi,” pungkasnya. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close