Dikerumuni Semut, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Warga di Pinggir Sungai

TKP penemuan bayi

Mataram – Tak disangka kasus penelantaran bayi masih banyak kita jumpai. Kali ini, warga Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (3/11) telah menemukan bayi berjenis kelamin perempuan dengan kondisi sudah dikerumuni semut di pinggir sungai.

Pada saat ditemukan kondisi bayi sangat memprihatinkan karena telah dikerumuni oleh semut di pinggir sungai. Namun karena cepat mendapatkan pertolongan, nyawa bayi itu bisa diselamatkan.

“Kondisi bayi memang sudah dikerumuni semut, tapi syukurnya masih hidup karena cepat ditemukan,” terang Kapolsek Lingsar Ipda Erny Anggraeny.

Awalnya, Kapolsek memperoleh laporan dari warga tentang penemuan bayi di pinggir sungai. Oleh karena itu, tak berselang lama polisi langsung mendatangi TKP dan segera membawa bayi malang itu ke Puskesmas Sigerongan, Kabupaten Lombok Barat.

“Meskipun telah mendapatkan pertolongan pertama dari pihak puskesmas, namun karena khawatir dengan kondisinya, maka kami langsung merujuknya ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram,” tambahnya.

Dari pemeriksaan, bayi perempuan itu diketahui baru berusia lima hari dari jarak kelahirannya. Seperti bayi normal lainnya, beratnya dilaporkan mencapai 2,9 kilogram dengan panjang 48 centimeter.

“Untuk saat ini, kondisinya sudah membaik, penanganannya juga sudah kita serahkan ke unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Mataram dan Rumah Sakit,” tuturnya.

Dari hasil olah TKP, bayi malang itu merupakan korban dari penelantaran orangtuanya yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan lakukan penyelidikan dari tempat ditemukannya bayi tersebut serta melakukan koordinasi dengan aparatur desa dan posyandu untuk menelusuri oarang tua kandung bayi malang ini,”pungkasnya. (yos/cle)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close