Polda NTB Meningkatkan Kerjasama Melalui “Operasi Zebra Gatarin-2017”

Dir Lantas Polda NTB Kombes Pol. Arman Achdiat, S.I.K.,M.Si bersama Kabag Bin Ops Biro Ops Polda NTB dalam Lat Ops Zebra Gatarin-2017

Mataram-Operasi Kepolisian terpusat Zebra Gatarin 2017 yang diawali dengan Latihan Pra Operasi di ruang Hanggar Polda NTB Selasa, 31/10 pada pukul. 13.30 wita, yang di buka oleh AKBP Ivanto, ST, mewakili Karo Ops Polda NTB kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Dir Lantas Polda NTB, Kombes Pol. Arman Achdiat, S.I.K.,M.Si, melibatkan instansi terkait dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) dengan jumlah 733 personel gabungan.

Menurut Dir Lantas Polda NTB operasi ini “jangan dijadikan sebagai kegiatan rutin tahunan”, agar benar-benar dilaksanakan sesuai renops yang dibuat oleh Polda, untuk dijadikan pedoman sekaligus petunjuk, menentukan beberapa target titik kerawanan pengguna jalan, menentukan sasaran dan tujuan operasi, diperhatikan juga beberapa kejadian menonjol yang terjadi pada wilayah kita sebagai perbandingan untuk peningkatan kerja terutama yang menyangkut operasi, ucapnya.

Ditambahkannya, agar seluruh komponen Polda maupun Polres jajaran, melaksanakan operasi ini sesuai renops, tidak asal-asalan atau copy faste dengan renops yang ada di Polda, agar Polres betul-betul pokus secara rinci untuk menentukan tujuan, sasaran serta target yang harus dicapai dalam tahapan operasi ini, oleh karenanya, Dir Lantas menekan pihaknya, terutama kepada masing-masing Kasat Lantas jajaran Polda NTB, agar betul-betul memaksimalkan operasi ini, dengan menentukan target untuk mengurangi tingkat pelanggaran masyarakat baik yang pengguna R2, R4 maupun angkutan umum.

Terkait dengan beberapa dairah yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2018, agar personel tetap mewaspadai mobilisasi masa yang berada di wilayah masing-masing, agar tidak terbentur dengan kegiatan operasi, sebelum melaksanakan operasi terlebih dahulu berkoordinasi dengan satuan intelkam setempat, karena masing-masing dairah memiliki perbedaan budaya, jika ada persoalan yang berimplikasi terhadap diri, diharapkan untuk kita tetap waspada, untuk menghindari kesalamatan diri masing-masing dari pihak-pihak yang tidak bertagubgjawab, lnjutnya.

Menutup arahannnya, agar seluruh komponen baik Polda dan jajaranya maupun dari instansi yang terlibat operasi untuk tetap berkoordinasi dan meningkatkan kerjasama selama operasi berlangsung dan mulai hari Rabu tanggal 1 November sampai dengan 14 November 2017, dilaksanakan secara stasioner dengan titik yang berubah-ubah, dengan tindakan refresif atau penegakan hukum kepada setiap pelanggar terutama pelanggaran yang dapat menyebabkan fatalitas laka, tutupnya.(Yar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close