Operasi Zebra Gatarin 2017, Ini Imbauan Dir Lantas Polda NTB…

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Arman Achdiat

Mataram – Polda NTB kembali melakukan operasi kepolisian dengan sandi Zebra, Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menaati segala instruksi yang diberikan oleh pihak kepolisian.

Dalam pelaksanaan operasi yang akan berlangsung selama dua pekan kedepan ini, Polisi berpangkat melati tiga itu menerangkan bahwa pihaknya akan lebih fokus menertibkan kalangan remaja.

“Jumlah pengendara sepeda motor di NTB yang paling banyak adalah anak sekolahan, ini fokus sasaran kita karena kebanyakan para pelanggar ini tidak memiliki kelengkapan SIM,” ujar Dir Lantas saat diwawancara selepas apel gelar pasukan operasi zebra gatarin 2017 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Rabu (1/11).

Selain itu, kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, Dir Lantas menekankan agar lebih berhati-hati dalam berkendara, dirinya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi pengendara penyebab kecelakaan.

“Operasi Zebra memang operasi harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) namun penegakan hukum tetap dikedepankan baik dengan cara pre-emtif maupun represif,” ujar Arman.

“Jika ada pelanggaran yang menimbulkan kecelakaan, apalagi menjadi penyebab orang lain meninggal dunia, itu pasti akan kita tindak tegas,” tandasnya.

Bukan hanya itu, kelengkapan pengendara beserta kendaraan yang digunakan baik secara fisik maupun administrasi juga akan dilakukan pemeriksaan, pihak kepolisian akan menilang sesuai jenis pelanggaran.

“Kita akan lakukan pemeriksaan secara kesuluruhan, kelengkapan surat, kelengkapan fisik baik pengendara maupun kendaraan yang digunakan,” jelasnya.

“Peruntukan penggunaan sim terhadap jenis kendaraan tolong diperhatikan betul, karena masih ada ditemukan saat dilakukan pemeriksaan, dia menunjukkan SIM C padahal yang dia gunakan adalah mobil,” tukas Dir Lantas.

Menjadi perhatian Dir Lantas, penggunaan rotator pada kendaraan yang tidak berkepentingan juga dinilai sebagai bentuk pelanggaran. Pihak kepolisian akan lakukan penindakan dengan mencopot paksa rotator.

“Jadi apabila masih ada yang menggunakan rotator agar dicopot secara inisiatif lah, jangan sampai nanti di lapangan, apabila kita temukan, kita langsung copot rotatornya,” ucap Dir Lantas tegas.

Dikabarkan Dir Lantas, dalam pelaksanaan operasi zebra kali ini, penerapan e-tilang belum dapat digunakan secara optimal, namun demikian di beberapa titik operasi, mekanisme penilangan akan tetap dilakukan dengan cara elektronik, meski metodenya masih manual.

“Belum bisa 100 persen, tapi tetap akan kita terapkan, mekanisme penilangan mirip e-tilang, misalnya, tidak perlu ada penagihan, tidak perlu ada pembayaran, tidak perlu ada penyitaan, karena sudah otomatis pelanggar menyetor langsung kepada pihak Bank, kita hanya minta resinya,” ungkap Dir Lantas kepada media Tribratanews NTB.

Dia mengimbau, dalam rangka menertibkan kalangan remaja yang masih duduk di bangku sekolah, hendaknya pihak sekolah melakukan ‘sweeping’ terhadap pelajar pengguna kendaraan bermotor yang masih berusia di bawah 17 tahun.

“Ini juga untuk masa depan anak-anak kita, menjadi penerus di masa mendatang, agar produktifitas mereka kelak bisa dimaksimalkan, maka dari sekarang kita ajarkan mereka disiplin, salah satunya disiplin dalam berkendara,” tukas Dir Lantas.

“Pihak sekolah ‘sweeping’ terlebih dahulu, berikan imbauan dan pembinaan, sebelum kami yang razia,” tekannya.

Kepada seluruh masyarakat, terutama para pengguna jalan, Dir Lantas juga mengimbau untuk lebih meningkatkan ketertiban dalam berkendara, terutama di jalan umum.

“Tingkatkan kewaspadaan, selain mengupayakan keselamatan diri, juga harus memperhatikan keselamatan orang lain,” imbaunya.

Dir Lantas berharap, selepas operasi zebra, yang dilaksanakan mulai hari ini sampai dengan tanggal 14 November mendatang, masyarakat menjadi semakin tertib, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close