Waspada Call Center Palsu di ATM, Polisi : Intinya Jangan Panik

Kasat reskrim dan kabid humas polda ntb menunjukan barang bukti nomor call center palsu

Mataram – Ada modus sederhana namun cukup menjebak dilakukan pelaku kriminalitas. Perlu kewaspadaan dan ketenangan bagi pengguna mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tidak sengaja kartunya tertelan atau tersangkut saat bertransaksi.

Disampaikan Kasat Reskrim AKP Kadek Metria, S.Sos., SH., MH, bagi masyarakat baiknya tidak terburu-buru atau panik untuk menelpon call center yang ada di mesin ATM, karena bisa jadi nomor yang ditempel adalah palsu.

“Nomor yang tertera di setiap mesin ATM tidak ada kode wilayahnya, seperti 021, atau 0370 atau lainnya,” papar Kasat Reskrim AKP Kadek Metria, S.Sos., SH., MH, kepada media di Polda NTB, Senin (30/10).

Modus itu terungkap setelah ada pancingan dari management ISS ketika menggunakan ATM yang telah dipasang nomor call center palsu. Nomor tersebut terhubung dengan jaringan pelaku yang meminta pin ATM korbannya, kemudian tim eksekutor masuk ke ATM untuk mengambil kartu yang ternyata hanya tersumbat di mulut mesin.

“Sekali-kali jangan memberitahukan nomor pin ATM kepada siapapun termasuk pihak BANK,” tegas Kasat Reskrim.

Diketahui, saat ini ada dua tersangka yang saat ini diamankan pihak Kepolisian Polres Lombok Utara. Mereka HN (26) asal Dusun Blambangan, Desa Way Ronjong, Kecamatan Muara 2, Kabupaten Oku Selatan Provinsi Sumatera Selatan dan Fd (24) asal Dusun II, Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Enim Sumatera Selatan.

Kedua tersangka saat ini dijerat pihak Kepolisian dengan Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ancaman hukuman enam tahun dan atau Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close