Kapolri Minta Tahun 2018 Indonesia ‘Zero’ Merkuri

Wakil Direktur Resrkimsus Polda NTB AKBP IGPG Ekawana saat memberikan arahan

Mataram – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi H Tito Karnavian meminta seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2018 bebas dari peredaran dan penyalahgunaan bahan kimia berbahaya jenis merkuri.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda NTB AKBP I.G.P.G. Ekawana P., SIK . Selasa (31/10), dirinya bersama Wakapolda NTB mendapat arahan langsung dari Asops Kapolri Irjen Pol. Mochammad Iriawan melalui video conference, Senin (30/10) untuk memberantas peredaran merkuri di Indonesia.

“Bapak Kapolri melalui Asops Kapolri perintahkan kepada kita, khususnya pengemban Reserse Kriminal Khusus untuk mewudujkan Indonesia di Tahun 2018 ‘Zero’ Merkuri,” ujar Ekawana dalam arahannya, Selasa (31/10).

Dijelaskan Wadir Reskrimsus bahwa pelaksanaan operasional pemberantasan merkuri dilakukan serentak secara nasional.

“Beliau sampaikan bahwa operasi tersebut sudah digalakkan serentak sejak awal bulan oktober,” jelasnya.

Untuk itu, Ekawana mengimbau, terutama bagi personil yang telah ditunjuk dalam satgas operasi pemberantasan peredaran bahan kimia berbahaya jenis merkuri, melaksanakan tugasnya di lapangan dengan lebih optimal.

“Tolong lebih ditingkatkan lagi kinerjanya, karena target Bapak Kapolri, tahun depan Indonesia sudah harus Zero,” tekannya.

“Bila menemukan masyarakat yang membawa bahan kimia berbahaya tersebut kiranya bisa dihentikan kemudian dibawa ke Polda untuk diproses lebih lanjut,” imbuhnya.

Juga dia jelaskan, jika ada masyarakat yang memiliki merkuri namun diserahkan kepada pihak kepolisian dengan kesadaran, secara sukarela, maka tidak akan diproses.

“Jangan takut melapor, yang dengan  sadar menyerahkan bahan kimia berbahaya itu kepada pihak kepolisian, tidak akan diproses,” pungkasnya. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close