Polisi Ringkus Pelaku Jambret di Delapan TKP Berbeda

lima tersangka curas loteng

Mataram – Satuan Reserse Mobile Polres Lombok Tengah berhasil meringkus pelaku jambret yang sudah beraksi di delapan TKP, Sabtu (28/10) kemarin.

“Dari keterangan dua tersangka yang diamankan, mereka sudah pernah beraksi di delapan TKP,” terang P.S Kasubag Humas Polres Lombok Tengah Aipda Ahmad Taufik kepda media melalui pesan singkat, Minggu (29/10).

Dua tersangka itu masing-masing berinisial JH (17) dan PP (20). Mereka berasal dari alamat yang sama, di Dusun Lentek, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Pertama, mereka beraksi pada tanggal 21 September lalu, di jalan raya Aik Lengis, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Korbannya warganegara prancis atas nama Minh Thu Nguyen. Kedua tanggal 5 Oktober lalu di jalan raya Merendeng, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Korbannya dari warganegara Jerman atas nama Seema Mary.

Ketiga, tanggal 13 oktober lalu, di jalan raya Dusun Batu Riti, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (dekat masjid kuta) , korbannya warganegara Estonia atas nama Kala Valdmaa. Kemudian TKP berikutnya yang keempat hingga ketujuh di TKP yang sama di jalan raya Rangkap Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

TKP terakhir yang kedelapan, Sabtu (28/10) kemarin di jalan raya depan masjid Kuta, sekitar pukul 23.00 aksi mereka terhenti setelah menjambret warganegara jerman yang bernama Michele Isis Sprey (23).

Setelah dua tersangka itu diamankan, pihak kepolisian kemudian mengembangkan penyelidikan dan berhasil mendapati tiga tersangka penadah barang –barang tersebut. Ketiganya masing-masing berinsial TR (27), warga Dusun Ujung, Desa Kuta, MR (21) dan RR (18) warga Dusun Lentek, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

“Saat ini kelima tersangka diamankan di Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close