Tiga Tahun Berkiprah Di “Dunia Hitam Narkotika”, Akhirnya Penjual Tramadol Ini Tertangkap

Pelaku dan Barang Bukti
Pelaku dan Barang Bukti

Praya –  telah mempunyai langganan yang cukup banyak setelah 3 tahun berjualan berbagai macam Obat Golongan G, MD (25) harus bertekuk lutut dihadapan Tim Opsnal Satuan Narkoba Resor Lombok Tengah pada Kamis (28/09).

“kami menangkap MD di rumahnya sendiri lebih tepatnya di Dasan Gabak, Desa Sengkol Kecamatan Pujut dengan barang bukti yang cukup banyak,” ungkap Kepala Satuan Narkoba yang saat ini diduduki oleh AKP Muhaemin SH SIK MH.

Beredar kabar bahwa bandar tramadol kawakan ini memang terkenal sebagai pemasok tramadol di sekitaran rumahnya. Dalam hal buka lapak saja MD tidak memerlukan tempat yang lebih strategis dan tersembunyi, hanya dengan bertransaksi diam-diam di rumahnya sendiri ia rasa sudah cukup. Hanya saja pada saat penangkapan petugas hanya berhasil menemukan barang bukti Sebanyak 185 pil Trihexyphenidyl, 45 pil tramadol dan sejumlah uang yang diduga kuat sebagai hasil penjualan.

MD yang kini sedang menjalani proses pemeriksaan dan pengembangan di Sat Narkoba harus pasrah akan ancaman hukuman yang akan dihadapinya saat proses sidang di meja hijau berjalan.

“kami menggunakan Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, ancaman hukumannya tidak sedikit yaitu maksimal 15 tahun penjara dan denda paling besar 1,5 milyar Rupiah,”terangnya. (Rz)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close