Ratusan Obat-obatan Terlarang Disita Polisi di Pujut

barang bukti yang diamankan petugas

Mataram – Dalam Operasi Antik kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan ratusan obat-obatan terlarang dari tangan pelaku dengan inisial MD (25), Kamis (26/10) sekitar pukul 18.30 WITA, bertempat di Dusun Gabak, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Diungkapkan oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rohman, SH,SIK,MH di ruang kerjanya, Jumat (27/10), melalui Kasat Narkoba AKP Muhaemin,SH,SIK kepada media lewat pesan singkat bahwa telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku pengedar obat-obatan terlarang di Dusun Gabak, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

” Setelah kami dapatkan informasi dari masyarakat sekitar, maka kami langsung bergerak menuju TKP untuk melakukan penangkapan. Ternyata disana kami menemukan ratusan obat-obatan terlarang dengan jenis pil Tramadol dan pil  Trihexyphenidyl,” ungkap Muhaemin.

Biasanya pelaku memasarkan obat-obatan tersebut di sekitar wilayah Sengkol Lombok Tengah.

Menurut pengakuan pelaku, sudah setahun ini ia berbisnis barang haram tersebut yang dia dapat dari Mayure.

” Kalau lamanya dia beroperasi sekitar setahun belakangan ini. Ia juga mengaku bahwa obat-obatan tersebut biasanya diambil dari temannya yang berada di Mayure,” tambah Kasat Narkoba.

Untuk saat ini barang bukti dan pelaku telah diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

” Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 183 butir pil Trihexyphenidyl dan 45 butir pil Tramadol serta uang sejumlah Rp 170.000,00 ,” tandasnya.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 197 Undang-Undang RI Nomor. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 1,5 milyar. (yos/cle)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close