Polda NTB Aktif Mengukur Kinerja Melalui Anev Triwulan III Tahun 2017

Rapat Anev TW III tahun 2017 di Ruang Hanggar, Kamis, 26 Oktober 2017 bersama Wakapolda NTB dan Pejabat Utama Polda NTB

Mataram- Wakapolda NTB Kombes Pol Drs. Tajuddin, M.H. saat membuka rapat koordinasi triwulan III tepatnya bulan Oktober 2017 diruang Hanggar Polda NTB Kamis 26/10 bersama beberapa pejabat Kepolisian Daerah NTB, dan para Kapolres jajaran melalui video confrence memberikan Sambutan atas nama Kapolda NTB terkait  anev (Atensi dan evaluasi), “Anev kinerja merupakan momentum yang sangat penting sebagai sarana evaluasi pelaksanaan tugas Polri khususnya Polda NTB, di tahun 2017 berbicara soal evaluasi itu sama saja dengan kita mengukur apa yang sudah kita lakukan 3 bulan sebelumnya di tahun 2017 ini “. Ungkapnya.

Menurutnya, kemampuan kita dalam penyelesaian perkara Gangguang Keamanan Ketertiban Masyarakat pada TW III 2017 dibanding dengn TW II 2017 secara umum mengalami penurunan sebanyak 74 kasus (6,58%), ini semua bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan sekaligus peningkatan kinerja tegasnya.

Pelaksanaan tugas Kepolisian Daerah NTB tahun 2017 sudah melewati triwulan III di tahun ini, tentunya dalam upaya menyempurnakan tugas yang telah dilaksanakan, tidak terlepas dari prestasi dan juga koreksi, semua telah berjalan sesuai dengan tupoksi masing-masing, namun untuk mengukur kegiatan tersebut diperlukan evaluasi ungkapnya.

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Dewa Putu Maningka Jaya selaku tuan rumah dalam kegiatan rakor triwulan III ini, dalam paparannya menyampaikan terkait evaluasi yang disampaikan oleh Wakapolda NTB pada saat sedang membuka kegiatan rakor anev (26/10) di ruang Hanggar bahwa, GKTM pada TW II tahun 2017 dibanding dengan TW III tahun 2017 secara umum mengalami penurunan sebanyak 59 kasus/ -3%, itu artinya kemampuan kita dalam penyelesaian perkara pada TW III dibanding dengan TW II tahun 2017 mengalami penurunan sebanyak 74 kss/-7% dan masih di dominasi oleh kejahatan konvensional yaitu kejahatan yang paling menonjol 3cr curat, curas dan curanmor.

Lebih lanjut, Karo Ops menyampaikan dan menegaskan kepada pengemban fungsi opsenal baik Polda maupun jajaran Polda NTB, bagi personel yang melaksanakan tugas preventiv agar mendorongan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mencegah kejahatan, baik melalui Kamtibmas yang ada maupun kelompok-kelompok swadaya masyarakat yang ada tegasnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus berkoordinasi dan meningkatkan situasi yang kondusip jelang Pemilukada serentak 2018, terutama GKTM yang terjadi di wilayah NTB dengan berbagai langkah-langkah terutama kegiatan preemtife, preventif, refresif berupa meningkatkan kegiatan penyuluhan, sosialisasi sambang dan tatap muka untuk mengurangi angka kriminalitas, tutupnya. (Yar)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close