Operasional Polda NTB Triwulan Ketiga Dievaluasi, Wakapolda Minta Kuatkan Aksi Cegah Konflik Sosial

Wakapolda NTB Kombes Pol. Drs. Tajuddin, M.H., saat memimpin anev

Mataram – Wakapolda NTB Kombes Pol. Tajuddin memimpin rapat analisa dan evaluasi (anev) bidang operasional Polda NTB selama tiga Bulan terakhir.

Diperolehnya, kasus konflik sosial menjadi kasus dengan eskalasi paling dominan yang terjadi pada triwulan ketiga operasional kepolisian.

Untuk itu, Wakapolda mengatensi agar kedepan, kasus konflik sosial tidak perlu berkembang hingga tahap penanganan, segala bentuk upaya pencegahan harus marak dilaksanakan.

“Lakukan deteksi dini, mungkin melalui patroli dialogis, imbauan, sosialisasi, ceramah kamtibmas, pokoknya segala upaya pencegahan,” ujarnya di Hanggar Helly Polda NTB, Kamis (26/10).

Diungkapkan Wakapoda, rapat anev merupakan momentum yang tepat untuk mendiskusikan solusi terhadap setiap permasalahan yang tengah berkembang di masyarakat.

“Selain sarana untuk evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian, juga untuk pemetaan, untuk menganalisa segala permasalahan yang sedang terjadi di masyarakat untuk dicarikan solusinya,” tuturnya.

“Untuk menentukan langkah yang akan diambil dalam menghadapi ancaman dan gangguan kamtibmas kedepan,” imbuhnya.

Ditilik Wakapolda, beberapa kasus konflik sosial terjadi akibat arus informasi yang demikian canggih namun tidak sempat dikelola dengan baik.

“Selain kita imbau masyarakat agar tidak terprovokasi, kita juga tidak boleh kecolongan, begitu ada tersebar informasi bohong atau hoax, langsung klarifikasi, konfirmasi dan kabarkan ke masyarakat pada kesempatan pertama,” tukasnya.

“Itu salah satu aksi pencegahannya, kedepan, pencegahan yang kita utamakan, upayakan agar konflik sosial jangan sampai pecah,” pungkasnya. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close