Kaget Ditanya soal Tarif Pelayanan Polisi, Begini Jawaban Wakapolda NTB

Wakapolda NTB Kombes Pol. Drs. Tajuddin, M.H., saat menjawab pertanyaan Delegasi Uni Eropa

 

Mataram – Dalam kunjungan Delegasi Negara Uni Eropa di Indonesia ke NTB yang membahas tentang investasi Mandalika Resort di Kawasan Pantai Kuta Lombok Tengah, peserta menanyakan tentang tarif pelayanan kepolisian yang ditawarkan oleh Polda NTB dalam memberikan layanan keamanan.

Sontak, Wakapolda NTB Kombes Pol. Tajuddin menegaskan bahwa pihaknya tidak memungut biaya sepeser pun dalam memberikan layanan kepolisian kepada masyarakat, termasuk wisatawan luar negeri.

“Layanan di Kepolisian itu tidak ada pembayaran, kalau memang ada seperti itu tolong dicatat aja pak, catat di Kantor mana, di Polsek atau Polres mana, nanti kita akan tindak tegas jika memang ada anggota yang memungut biaya jasa pengamanan,” tegas Wakapolda.

Bahkan menyebut kata ‘jasa’ saja sangat tidak pantas, karena melakukan upaya pengamanan memang sudah tugas dan kewajiban sebagai aparat keamanan.

Dijelaskan Wakapolda, dalam pelayanan kepolisian, ada beberapa pelayanan yang memang harus ada pemungutan biaya, seperti pembuatan SKCK dan SIM. Karena pembayaran tersebut memang sudah diatur dan memiliki standar yang resmi dari pemerintah.

“Kalau pelayanan keamanan dan selain contoh-contoh yang saya sebutkan tadi, tidak ada pemungutan biaya…!,” tegasnya.

Menurut Wakapolda, pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu delegasi, mungkin disebabkan oleh sistem peradilan yang berbeda, antara yang berlaku di luar negeri dengan yang ada di Indonesia.

“Jangankan layanan pengamanan, misalnya saja kalau ada terjadi perampokan terhadap wiatawan, wisatawan hanya cukup melaporkan kronologis kejadian kepada Polisi atau Kantor Polisi terdekat, nanti Polisi yang akan menyelidiki, mencari pelakunya termasuk mengumpulkan barang bukti yang ada, semuanya gratis,” pungkas Wakapolda tegas. (azi/gin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close