Kasus Penipuan Masuk Fakultas Kedokteran Unram Memasuki Tahap Dua

Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Herman Suriyono, SIK, M.H

Mataram – Penyidik Polda NTB melimpahkan tahap dua berkas perkara kasus penipuan dengan modus menjanjikan korban lulus tes penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (UNRAM).

“Rabu besok rencana kita akan limpahkan ke Kejaksaan Mataram salah satu tersangkanya yang berinisial HC (39),” ungkap Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Herman Suriyono, SIK, M.H, di Polda NTB, Selasa (24/10).

Terhadap korban lainnya terkait kasus tersabut, Kasubdit menuturkan, bagi masyarakat yang merasa pernah dirugikan bisa laporkan kepada pihak Kepolisian.

“Pengembangannya korban lainnya belum ada laporan lagi, tetapi silahkan bagi masyarakat yang merasa di tipu oleh HC CS, silahkan membuat laporan polisinya kami tunggu,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, mengungkap kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan korban lulus tes penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (UNRAM).

Terungkapnya kasus dugaan penipuan dan penggelapan ini berawal dari adanya laporan korban bernama Kahan Kampanye, pria asal Desa Terara, Kabupaten Lombok Timur, pada 30 Desember 2016 ke Polda NTB.

Dua orang diduga terlibat dalam kasus itu. Seorang oknum dosen Unram, HC (39) dan LS (53) seorang oknum advokat. HC (39) diduga menipu dan menggelapkan uang Rp 550 juta. Uang tersebut sebagai uang pelicin masuk fakultas kedokteran. Uang sudah dibayar, tapi korban tak juga diterima masuk sebagai mahasiswa.

HC, warga Sandik, Gunung Sari, Lombok Barat ditangkap Senin (28/8) lalu. Sementara LS, warga Sikur, Lombok Timur diamankan Kamis, 24 Agustus 2017. Masing-masing langsung dijebloskan ke penjara. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close