Diduga Gelapkan Marine Oil, Supir dan Kernet Tangki Diamankan Polisi 

Pers Konfrece Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Herman Suriyono, SIK, M.H

Mataram – Supir tangki perusahaan jasa penyalur bahan bakar PT Muda Muara Damai berinsial RJ (45) dan kernet berinisial AD (40) saat ini berada di Polda NTB dalam tahap pemeriksaan. Keduanya diamankan lantaran diduga menggelapkan sebagian bahan bakar PLN jenis Marine Oil.

Dipaparkan Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Herman Suriyono, SIK, M.H, pada tanggal 13 Oktober lalu, sekitar pukul 04.00 wita, yang bersangkutan berencana mengantarkan bahan bakar tersebut dari PLTD Mataram ke PLTD yang berada di daerah Lombok Timur, namun dalam perjalanannya bahan bakar itu digelapkan kepada seorang pembeli.

“TKPnya di pencucian mobil dan motor di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan Jangkuk, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram,” ungkap Kasubdit III kepada media di Polda NTB, Selasa (24/10).

Ditambahkan, penangkapan yang dilakukan berdasarkan laporan yang dilayangkan PLN  kepada pihak Polda NTB karena kerugian yang dialami cukup besar.

“PLN sudah lakukan pemeriksaan, ternyata cukup banyak kurigiannya, baru kali ini diungkap,” tambahnya.

Saat ini pihaknya Kepolisian juga menahan tiga orang penadah, yang menerima kucuran bahan bakar tersebut. Ketiganya masing-masing berinisial YS, HD dan SH, “Dari pengakuannya, melakukan kegiatan ini baru dua kali ini,” sebutnya.

Barang bukti yang saat ini disita petugas berupa satu unit truk tangki warna biru putih, dengan nopol DR 8685 AE yang masih berisi minyak MFO (Marine Fuel Oil) an. PT Muda Muara Damai, satu unit mobil pick up warna hitam dengan nopol DR 9597 CZ yang diatasnya terdapat empat drum, tiga drum berisi minyak MFO berisi masing-masing 200 liter dan satu drum 100 liter.

Terhadap yang bersangkutan pihak Kepolisian akan jerat dengan pasal 372 KUHP dan pasal 480 KUHP jo 55,56 KUHP.

“Ancamannya paling lama lima tahun penjara,” tandasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close