Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh Kasat Narkoba Polres Lombok Utara Ke Pelajar

Lombok Utara – Kasat Narkoba Polres Lombok Utara, IPTU REMANTO, S.H mensosialisasikan bahaya dan peredaran narkoba bagi pelajar. Sosialisasi kampanye anti narkoba bagi pelajar ini di hadiri oleh Perwakilan Siswa SMK dan SMA sekabupaten Lombok Utara. Ratusan Perwakilan Siswa SMK dan SMA sekabupaten Lombok Utara yang hadir mendengarkan materi yang disampaikan Kasat Narkoba Polres Lombok Utara.

 

Kampanye bahaya narkoba yang sedang mulai gencar di galakan Sat Narkoba Polres Lombok Utara, diharapkan dapat membentengi generasi muda Kabupaten Lombok Utara dari pengaruh bahaya narkotika. Penyuluhan bahaya narkoba ini dilaksanakan dalam agenda kegiatan Diseminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

 “Intinya, penyuluhan dilakukan agar para para pelajar di Kabupaten Lombok Utara  terhindar dari bahaya narkoba, baik itu penggunaan, jual beli atau bisnis barang haram yang dimaksud.” Katanya, Rabu (18/10/17).

IPTU REMANTO, S.H kepada para pelajar mengatakan, narkoba sangat berbahaya baik untuk kesehatan maupun kehidupan. Tidak hanya itu, ancaman pidana bagi pengguna dan penjual narkoba juga sangat berat.

“Selain penyuluhan narkoba, kami juga kenalkan jenis-jenis narkoba dan bahayanya, serta ancaman hukuman kepada para siswa,” ujar Kasat Narkoba Polres Lombok Utara IPTU REMANTO, S.H.

Kepada pelajar, Kasat narkoba ini mengatakan, dirinya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda pelajar agar tidak terjerumus menggunakan narkoba.

“Sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Lombok Utara, saya akan terus menyebarkan informasi yang baik, sebagai bentuk penyuluhan dan menyelamatkan generasi bangsa dari lubang hitam narkoba yang dapat merusak cita-cita dan kehidupan.” katanya.

Ditemui usai kegiatan sosialisasi, IPTU REMANTO, S.H mengatakan sosialisasi bahaya Narkoba ini gencar dilaksanakan pasalnya para pelajar itu sangat rentan dalam menyalahgunakan obat-obat terlarang ini. Diusia tersebut, kebanyakan para pelajar yang tertangkap menyalahgunakan narkoba itu karena faktor coba-coba mengkonsumsi narkoba. Padahal obat-obatan ini sudah jelas merugikan dan membahayakan bagi kesehatan generasi muda.

Pihaknya terus berupaya untuk melakukan berbagai macam upaya dari upaya represif dengan melakukan penangkapan terhadap pengguna maupun pengedar narkoba maupun upaya preventif dengan menggencarkan sosialisasi kesekolah-sekolah dengan harapan upaya-upaya ini dapat memberantas habis pengguna narkoba.

 “Tanggapan para siswa dan guru-guru sangat positif, mereka sangat senang dengan kedatangan Polisi karena selain memberikan penjelasan tentang bahaya Narkoba dalam acara tersebut juga di adakan game yang bertujuan memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya..

Kasat Narkoba memastikan, kegiatan serupa akan dilanjutkan pada waktu dan tempat yang berbeda. “Kami mengimbau agar semua pihak menyatakan perang terhadap narkoba,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close