Oleh LPA Lombok Utara, Bayi Malang Tersebut Akan Diserahkan ke Lembaga Sosial

Mataram – Inak Marni (40) “panggilan akrabnya” wanita yang tinggal di Dusun Mandala, Desa Bayan, Kecamatan Banyan Lombok Utara Selasa (3/10) pagi hari dikejutkan dengan kedatangan seorang wanita tua yang tidak ia kenal sambil mengendong seorang bayi perempuan yang kelihatan baru saja dilahirkan.

Awalnya sekitar pukul 07.00 Wita Marni yang hendak mulai aktivitas rutinnya dikejutkan kedatangan seorang wanita tua yang diperkirakan berumur sekitar 70 tahun sambil menggendong seorang bayi. Saat ditanya terkait kedatanggannya wanita tua itu malah langsung menyerahkan bayi tersebut.

Ketika hendak akan diserahkan, Marni tidak mau menerima bayi tersebut namun setelah ia melihat kondisi bayi yang masih ada bekas darah menempel hampir disekujur tubuh dan tali pusar yang masih basah sehingga ia mau menerima bayi tersebut.

“Awalnya Saksi tidak mau, namun setelah melihat kondisi bayi masih ada bekas darah dan tali pusar masih basah akhirnya ia menerimanya” ucap Kapolsek Bayan Iptu Made Sukadana, SH saat dihubungi via telephone Sabtu (7/10).

Saat menerima bayi tersebut Marni mengajukan perjanjian, dimana bayi tersebut selamanya menjadi anaknya dan tidak mau hanya sekedar ditip saja yang dikemudian hari diambil lagi, selanjutnya wanita tua tersebut menyepakati perjanjian tersebut kemudian ia langsung pergi meninggalkan rumah Marni.

Polsek Bayan yang mendapat laporan dari Sekretaris Desa Bayan terkait bayi tersebut, Sabtu (7/10) langsung melakukan pengecekan kerumah Marni namun bayi tersebut tidak ada dan menurut informasi bayi tersebut sedang dibawa ke puskesmas Desa Senaru untuk mendapatkan perawatan fisik.

“Saat kami cek kerumah saksi ternyata bayi tersebut dibawa kepuskesmas untuk dilakukan perawatan” tambahnya.

Kemungkinan waktu baru lahir bayi tersebut tidak ditangani dengan baik dan benar, kemudian dari pihak puskesmas merujuk bayi tersebut ke rumah sakit Tanjung guna mendapatkan perawatan yang lebih optimal. Terkait bayi tersebut Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lombok Utara berencana akan diserahkan lembaga sosial yang ada di Mataram.

“Rencananya oleh LPA Lombok Utara bayi tersebut akan diserahkan ke lembaga Panti Sosial Marsudi Putra Paramita Mataram untuk dirawat disana” pungkas Kapolsek. (yos/wea)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close