Diduga Kekurangan Oksigen, Dua Penggali Sumur Pingsan dan Tenggelam

ilustrasi evakuasi korban dari dalam sumur

Mataram – Jumat (6/10) warga Dusun Tangar, Desa Setungkeplingsar, Kecamatan Keruak Lombok Timur dihebohkan adanya kejadian dua orang meninggal dunia di sebuah sumur milik salah satu warga. Korban meninggal ketika hendak mengambil alat gali sumurnya yang jatuh ke dasar sumur.

Sehari sebelumnya kedua korban yakni M. Faturrahman dan Suhirman yang keduanya merupakan warga Dusun Tampih Desa Rensing, Kecamatan Keruak Lombok Timur sedang mengerjakan penggalian sumur yang berada di halaman rumah ibu Sardini, setelah dirasa cukup dan sumur sudah mengeluarkan air kemudian korban naik ke permukaan.

Keesokan harinya Jumat (6/10) korban lupa salah satu alat galinya ketinggalan di dalam sumur dan mereka berniat untuk mengambilnya, ketika melihat kedalam sumur ternyata airnya sudah banyak kemudian korban berinisiatif menurunkan mesin pompa air kedalam sumur untuk mengurangi debit air.

Selanjutnya korban M. Faturahman terlebih dahulu turun kedalam sumur yang kedalamannya mencapai sekitar 15 Meter, saat korban sampai dipermukaan air sumur kemudian korban pingsan dan tenggelam, mengetahui ada yang tidak wajar kemudian korban Suhirman langsung turun untuk membantu korban Faturrahman. Namun sayang niatnya untuk membantu rekannya malah iapun ikut menbjadi korban.

“Suhirman hendak membantu rekannya yang pingsan dan tenggelam didalam sumur, namun ia juga ikut jadi korban” ucap Kasubbag Humas Polres Lombok Timur Iptu Imade Tista saat dikonfirmasi via telephone.

Mengetahui kejadian tersebut kemudian pemilik sumur ibu Sardini meminta tolong kepada saksi Efendi, kemudian saksi turun untuk membantu korban. Setelah sampai didalam sumur saksi merasa sesak napas dan memutuskan untuk naik ke permukaan meninggalkan kedua korban yang masih didalam sumur.

“Saksi Efendi sempat turun ingin membantun, namun didalam sumur dadanya merasa sesak dan ia memutuskan untuk naik kepermukaan” tambahnya.

Polsek Keruak ketika mendapat informasi tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian, sampai dilokasi kemudian Kapolsek Keruak langsung menghubungi Tim Sar untuk membantu mengeluarkan kedua korban dari dalam sumur. Setelah berhasil diangkat dari dalam sumur kemudian kedua korban dibawa kepuskesmas Keruak untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.

“Terhadap mayat korban sudah dilakukan visum, dugaan sementara korban tewas akibat kekurangan oksigen” pungkas Kasubbag Humas. (yos/wea)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close