Gabungan Anggota Polsek Seteluk dan Ops Ngeremrasa Berhasil Amankan Terduga Dukun Santet di Dusun Aik Tiris

22 September, 2017
86 Views

Kabag Ops & Kapolsek Seteluk yang sedang bermediasi bersama dengan kepala dusun dan para warga aik tiris

Tribratanews.
Seteluk- Desa Kiantar Kecamatan Seteluk kamis malam kemarin di gegerkan dengan warga yang gaduh karena mengira salah satu warganya, yaitu Amaq Pesah atau Nafsah (70) yang tinggal di dusun aik tiris Desa Kiantar adalah seorang Dukun Santet. (22/09)

Keributan di dusun aik tiris pecah ketika para warga yang tak tahan melihat laki-laki 70 tahun itu harus menetap di dusun aik tiris. Kecurigaan bermula dari keyakinan warga yang kerap melihat pesah sering keluar rumah dan berkeliling pada malam hari ke rumah warga yang sedang sakit, kemudian warga seketika itu mengasumsikan bahwa pesah adalah dukun santet. Tak berdiam santai, warga dusun aik tiris langsung mengambil langkah untuk berkumpul dan beramai-ramai mendatangi rumah amaq pesah.

Namun nasib baik masih berpihak pada amaq pesah dan keluarganya, berkat komunikasi kepala dusun dan Anggota Polsek Seteluk via telpon pada pukul 20:00 wita dan langsung melakukan pertemuan antara warga dan pihak kepolisian, pada pukul 20:23 wita amaq pesah berhasil di evakuasi setelah sempat melarikan diri bersama keluarganya dan dapat di selamatkan dari amuk warga yang sudah menyatroni dan melempar-lempar rumahnya.

Anggota Ops Ngeremrasa pun ikut serta dalam hal itu, mendengar kabar, Kabag Ops Kompol Edi Susanto S,Sos langsung memimpin anggota Ops Ngeremrasa yang semulanya sudah berpatroli di taliwang dan di perintahkan untuk merapat ke polsek taliwang untuk dilakukan konsolidasi terlebih dahulu. Tak membuang waktu, Kabag Ops bersama para Pawas serta anggota langsung bertolak dari polsek taliwang untuk menuju ke dusun aik tiris Desa Kiantar Seteluk. setibanya para anggota Ops Ngeremrasa dapat juga meredakan para pemuda yang mulanya berkumpul di dekat rumah pesah menjadi hilang senyap entah kemana.

keadaan terakhir amaq pesah bersama anak dan istrinya sebelum di bawa ke polres

Kapolsek seteluk Iptu Meivito Wicaksono juga menyampaikan, “kita akan siagakan anggota di dusun aik tiris hingga keadaan benar-benar kondusif dan kami tidak bisa langsung mengambil tindakan sebelum terduga di periksa dan mengumpulkan cukup bukti”, pangkasnya.
himbauan Kapolsek seteluk kepada warga aik tiris dapat meyakinkan mereka dan mau di ajak berembuk untuk melakukan pertemuan pada kali kedua di polsek seteluk keesokan harinya dalam rangka mengumpulkan informasi antara kecurigaan warga dan berita tentang amaq pesah yang di duga menjadi dukun santet.

Sementara itu pada pukul 02:13 wita dini hari dari polsek Seteluk, Pesah bersama istrinya diamankan ke Polres Sumbawa Barat oleh anggota Ops Ngeremrasa dan akan dimintai keterangannya sedangkan anaknya yang masih menjadi pelajar SMA kembali ke dusun dan bermaksud tinggal di rumah bibiknya untuk sementara waktu karena dirinya yang masih bersekolah paginya. (ah )

You may be interested

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba Kepada Para Tahanan
Reskrim
shares0 views
Reskrim
shares0 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba Kepada Para Tahanan

DIT NARKOBA - Des 18, 2017

Mataram - Paur Anev Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Aiptu Syamsudin memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunan Narkoba di Rutan Polda…

Latihan Persiapan Petugas Upacara Bulanan
Reskrim
shares1 views
Reskrim
shares1 views

Latihan Persiapan Petugas Upacara Bulanan

DIT NARKOBA - Des 18, 2017

  Mataram - Pagi hari ini selesai apel pagi (18/12) bertempat di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, seluruh anggota Direktorat…

Komplotan Pelaku Curas Digelandang Ke Mapolsek Labuhan Haji
Binkam
shares5 views
Binkam
shares5 views

Komplotan Pelaku Curas Digelandang Ke Mapolsek Labuhan Haji

Polres Lotim - Des 18, 2017

[caption id="attachment_44776" align="alignleft" width="269"] TERSANGKA SAAT DILARIKAN KE PUSKESMAS LABUHAN HAJI DENGAN PENGAWALAN KETAT PIHAK KEPOLISIAN[/caption] Labuhan Haji - Komplotan…

Leave a Comment

Your email address will not be published.