Sitkamtibmas Wilayah NTB Tetap Di Monitor Melalui Operasi Ngeremrasa Gatarin-2017

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Drs. Dewa Putu Maningka Jaya Memberikan Pengarahan Kepada Personel Operasi Ngeremrasa

Mataram-Operasi Ngeremrasa Gatarin 2017 memasuki hari ke 3, setelah melaksanakan apel pagi di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, pagi tadi Rabu 13/9, Karo Ops Polda NTB memberikan pengarahan terhadap beberapa personel Sabhara dan Brimob Polda NTB yang terlibat operasi cipta kondisi jelang pemilukada serentak tahun 2018 mendatang.

Dsampaikan Karo Ops Polda NTB, Kombes Pol. Maningka Jaya selaku karendalops mengawali pengarahannya terhadap personel yang terlibat, sebelum melakukan kegiatan kalian harus memahami apa makna ngerem, menurutnya ngerem artinya menyentuh artinya menyentuh lokasi yang perlu dilakukan patroli atau pengecekan sekaligus pengawasan yang tidak hentinya di seputaran kantor KPU provinsi, Bawaslu, rumah Bakal Calon, karena kehadiran Polri di tengah-tengah itu menjadi perhatian masyarakat dan sangat dibutuhkan, demi terciptanya situasi yang kondusif, oleh karenanya diberikan nama “Operasi Ngeremrasa” yaitu implementasi cipkon melalui kegiatan kepolisian yang langsung mencegah dan menghentikan, niat oknum yang ingin melakukan kejahatan, walaupun tim sudah dibentuk untuk wilayah lokasi dan waktu patroli berbeda.

“Selama 3 hari pelaksanaan operasi ini berlangsung, jika ada kendala yang kalian hadapi segera di konfirmasi kepada posko atau karendalops selaku pengendali operasi”, ungkapnya di depan Hanggar tadi pagi, Rabu 13/9.

Ditambahkan dihadapan para personel yang terlibat operasi, Karo Ops menekankan kita jangan sampai terlibat dalam Pemilukada karena sesuai aturan yang berlaku Polri dan TNI harus netral, tidak boleh berpihak atau ikut-ikutan berada dalam salah satu Parpol atau bakal calon, meskipun kita masih ada hubungan keluarga, sahabat tetangga dengannya. tegasnya.

Pihaknya berjanji, melakukan penanganan terhadap segala persoalan yang terjadi. “Dan Polda NTB tetap konsisten mengamankan Pilkada dari berbagai ancaman, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di NTB dapat berjalan sesuai ketentuan kostitusional” Tutupnya (Yar).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close