Potret Pilu Warga Dusun Kesambik Yang Merindukan Air Bersih

6 September, 2017
109 Views

Warga terima bantuan air bersih dari Polda NTB

Mataram – Sepanjang tahun mengalami kekeringan sepertinya sudah tidak dirasakan lagi oleh warga Dusun Kesambik, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Hal ini telah menjadi makanan sehari-hari bagi warga yang merindukan adanya air bersih di tempat tinggalnya. Kekecewaan dan rasa pilu terhadap kurangnya akses air bersih untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari telah lama dirasakan oleh warga yang bermukim di Dusun Kesambik.

Menurut dari salah satu warga Dusun Kesambik Ibu Nurhayati kepada media, Rabu (6/9) menuturkan bahwa warga sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Kami disini susah untuk mendapatkan air bersih. Biasanya kita membeli air bersih dengan harga yang sangat mahal. Untuk 2500 liter air bersih saja dipatok dengan harga Rp 150.000 . Kalau beli agak murah bisa 1 dirijen hanya Rp 5000 saja namun tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari kita,” ucap Ibu  Nurhayati sambil memanggul air bersih di atas kepalanya.

Lokasi sumber air sangat jauh dari pemukiman warga. Sehingga warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Biasanya pasokan air bersih bisa juga didapat dari air sumur yang lokasinya masih dapat ditempuh oleh warga.

“Warga disini sangat merindukan pasokan air bersih. Maklum, daerah ini sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan akses air bersih. Bahkan untuk minum saja susah. Terkadang warga mengambil air dari sumur yang lokasinya kurang lebih bisa ditempuh sekitar setengah jam sambil membawa beberapa dirijen air dari rumah mereka. Itupun dengan kapasitas jumlah air yang kurang memadai,” timpal Kepala Dusun Kesambik Bapak H. Salman.

warga tengah mengisi ember dengan air bersih

Tidak hanya itu, warga pun banyak mengeluh dengan situasi yang terjadi saat ini. Baginya, kekeringan yang selalu datang di desanya sepanjang tahun telah menghambat kegiatan mereka.

“Biasanya air yang kami beli  digunakan hanya untuk keperluan memasak dan minum saja. Sedangkan untuk mencuci dan mandi kami pergi ke sebuah telaga. Kadang mungkin kami bisa tidak mandi karena air sangat susah disini. Kami ingin seperti warga lainnya yang bisa menikmati air bersih dan tidak susah payah untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Nurhayati dengan raut wajah penuh pengharapan.

Kepala Desa Labuan Tereng Humaidin Husain juga menambahkan bahwa usulan untuk diajukannya pembangunan sumur bor yang mempunyai kapasitas besar di tiga titik semoga dapat segera terealisasi guna meringankan beban warga. (yos/cle)

You may be interested

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekumpulan Pelajar di Dompu
Reskrim
shares3 views
Reskrim
shares3 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekumpulan Pelajar di Dompu

DIT NARKOBA - Feb 22, 2018

Mataram - Kompol I Nengah Martawan, S.Sos bersama dengan 2 (dua) orang anggotanya atas nama Bripka I Gede Suarsana dan…

Racuni Ayam Milik Warga, Dua Pemuda Digelandang Ke Polsek Kota Selong
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Racuni Ayam Milik Warga, Dua Pemuda Digelandang Ke Polsek Kota Selong

Polres Lotim - Feb 22, 2018

[caption id="attachment_48300" align="alignleft" width="355"] BARANG BUKTI AYAM WARGA YANG MATI AKIBAT DIRACUNI TERSANGKA[/caption] Selong - Kelakuan remaja saat ini terkadang…

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram
Reskrim
shares2 views
Reskrim
shares2 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba di SMA Negeri 6 Mataram

DIT NARKOBA - Feb 21, 2018

[caption id="attachment_48285" align="alignnone" width="300"] Binluh Bahaya Lahgun Narkoba ke Sekolah[/caption] Mataram - Kasubag Min Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda…

Leave a Comment

Your email address will not be published.